BanjarmasinPost/

Berita Regional

Usai Minum Susu Program Pemerintah, Afgan dan 15 Siswa SD Dilarikan ke Puskesmas

Susu yang diminum merupakan susu kemasan dari KUD Batu yang diberikan sebagai program pemberian nutrisi tambahan bagi siswa

Usai Minum Susu Program Pemerintah, Afgan dan 15 Siswa SD Dilarikan ke Puskesmas
KOMPAS.com
Sejumlah siswa SDN Pandanrejo 01 Kota Batu saat menjalani perawatan di Puskesmas Bumiaji Kota Batu setelah mengalami pusing dan mual usai minim susu yang dibagikan Pemerintah Kota Batu, Rabu (6/9/2017) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MALANG - Sebanyak 16 siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pandanrejo 01, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, dilarikan ke puskesmas setempat setelah mengalami pusing dan mual usai minum susu, Rabu (6/9/2017).

Ke-16 siswa itu adalah Valen Gieta, Leanata, Zefani, Afgan, Reyhan, Zacki, Adil, Andika, Kinan, Yulia, Miranda, Delfia dan Tania. Mereka adalah siswa kelas 2. Selain itu, ada Rosi Hepi Lanuvia, Warela dan Reni yang merupakan siswa kelas 5.

"Setelah minum susu langsung pusing," kata Valen Gieta.

Susu yang diminum merupakan susu kemasan dari KUD Batu yang diberikan sebagai program pemberian nutrisi tambahan bagi siswa oleh Pemerintah Kota Batu. Pemberian susu dilakukan setiap satu minggu sekali.

Kebetulan, pemberian susu untuk siswa SDN Pandanrejo 01 dilakukan setiap Hari Rabu.

Rosi Hepi Lanuvia mengatakan hal yang sama. Awalnya ia meminum susu saat jam istirahat. Setelahnya ia merasa pusing dan mual.

"Sebelumnya makan gorengan dan minum minuman sasetan, tapi tidak apa-apa. Habis minum susu langsung pusing," katanya yang masih dalam kondisi lemas.

Kepala SDN Pandanrejo 01, Komsyiatin mengaku tidak mengetahui penyebab pasti yang dialami siswanya. Hanya saja ia mengakui bahwa siswanya mengalami pusing dan mual seusai meminum susu yang dibagikan saat jam istirahat.

Dilihat dari kemasannya, susu dalam kemasan gelas plastik itu sudah kedaluarsa pada tanggal 8 September 2017.

"Program ini sudah berjalan dua tahun, tidak pernah ada apa-apa. Baru sekarang ini," katanya.

Dikatakannya, ada 204 siswa yang mendapatkan pembagian susu itu. Namun yang mengalami pusing dan mual hanya 16 siswa.

Sekretaris Daerah Kota Batu, Achmad Suparto mengatakan, saat ini sampel susu yang menyebabkan 16 siswa pusing dan mual sudah dibawa ke Laboratorium Kesehatan yang ada di Surabaya.

"Kita menunggu hasil lab dari Labkesda. Apakah susu ini yang bermasalah atau bagaimana," jelasnya.

Sampai saat ini, sejumlah siswa yang mengalami pusing dan mual masih dalam perawatan di Puskesmas Bumiaji, Kota Batu.

Barita ini dipublikasikan wartakota dengan judul "16 Siswa SD Dilarikan ke Puskesmas usai Minum Susu Program Pemerintah"

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help