BanjarmasinPost/
Home »

Kolom

» Tajuk

Untuk Kemakmuran Warga

Harapan itu muncul saat Kecamatan Barambai di Kabupaten Baritokuala (Batola), Kalsel dihebohkan oleh semburan gas di 2006. Berbagai keinginan muncul

Untuk Kemakmuran Warga
BPost Cetak
Tajuk Bpost 

“BUMI, air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.” Begitulah amanat Pasal 33 Ayat 3 Undang-undang Dasar 1945 bagi rakyat Indonesia.

Apapun kekayaan alam yang ada harus diolah dan ditambang diperuntukkan bagi kemakmuran rakyat Indonesia. Kalau diterjemahkan secara khusus, rakyat yang ada di sekitar areal eksplorasi hasil bumi lah yang seharusnya lebih dahulu bisa menikmatinya.

Harapan itu muncul saat Kecamatan Barambai di Kabupaten Baritokuala (Batola), Kalsel dihebohkan oleh semburan gas di 2006. Berbagai keinginan muncul, termasuk bayangan akan dibuatnya pengolah gas metana di kecamatan tersebut.

Seiring waktu berjalan, peristiwa semburan yang diklaim mengandung gas metana itu pun mereda dan nyaris dilupakan. Sempat dilakukan eksplorasi terkait pemanfaatan gasnya, tapi hasilnya dinyatakan tidak bisa digunakan utk skala komersial.

Harapan baru menyeruak, setelah Rabu (6/9) kembali muncul semburan gas di Desa Kolam Kanan, yang lokasinya masih berada di Kecamatan Barambai, Kabupaten Batola.

Kejadian terbaru ini jelas memunculkan kembali harapan ada kandungan gas metana di wilayah Batola, khususnya di Kecamatan Barambai.

Yang paling berharap banyak adalah warga setempat. Tentu, kita tak perlu berharap banyak agar potensi itu bisa menjadi ladang komersial bagi perusahaan besar dan mendatangkan pendapatan asli daerah bagi kabupaten setempat.

Potensi gas metana tersebut bisa saja digunakan untuk kepentingan warga lokal, dan dikembangkan menggunakan teknologi oleh pemerintah daerah, agar warga setempat bisa menikmatinya. Tapi, apabila cadangan gas metananya memang sedikit, maka perlu diantisipasi, minimal disosialisasikan kepada masyarakat, tentang kemungkinan terjadinya kembali semburan serupa.

Perlu dilakukan kampanye mengenai keberadaan gas metana di wilayah setempat. Tujuannya, agar warga bisa mengantisipasi apabila terjadi lagi peristiwa serupa di masa mendatang.

Kalau memang cadangan gas metananya cukup besar tapi belum pantas dikomersialkan, tugas instansi terkait mencarikan teknologi murah meriah agar keberadaan gas tersebut bisa dimanfaatkan maksimal oleh warga.

Apabila kandungan gas metana di wilayah tersebut, berdasar hasil kajian memang layak dikomersialkan, yang perlu menjadi catatan adalah kebijakan yang diambil tetap berpijak pada Pasal 33 ayat 3 UUD 1945. Harus dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat, yaitu warga setempat.

Silakan Pemkab Baritokuala mengeksplorasi gas metana di Kecamatan Barambai sepuas-puasnya, tapi harus tetap berpihak kepada kemaslahatan warganya di kecamatan tersebut.

Harapannya, hasil tambang yang dikeruk dari Bumi Selidah tak hanya dinikmati oleh segelintir orang, tapi membawa kemakmuran bagi semua pihak dan memajukan daerah tempat lokasi tambang itu berada. (*)

Editor: BPost Online
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help