Berita Banjarmasin

Sesar Temukan Dua Kue Tradisonal Banjar Langka di Sungai Jingah, Apa Itu?

Selama di karantina luar, banyak pengalaman seru didapatnya, di antaranya adalah menemukan kue tradisional Banjar yang sudah langka.

Sesar Temukan Dua Kue Tradisonal Banjar Langka di Sungai Jingah, Apa Itu?
Istimewa
Harwinda Sesaria

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Harwinda Sesaria atau Sesar selama beberapa pekan ini mengikuti karantina luar sebagai persiapan tampil di malam grand final Pemilihan Nanang Galuh Banjar Kota Banjarmasin 2017.

Selama di karantina luar, banyak pengalaman seru didapatnya, di antaranya adalah menemukan kue tradisional Banjar yang sudah langka.

Kue itu bernama masubah dan tatang. Kedua kue ini ditemukannya saat dia dan beberapa rekannya mengunjungi kampung bahari Banjar di Sungai Jingah, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan beberapa waktu lalu.

Di Sungai Jingah banyak ditemui rumah-rumah adat Banjar, pun kehidupan masyarakatnya masih tergolong menunjukkan keaslian kehidupan orang Banjar.

Di sini, ada penjual kue tersebut. Kue ini tergolong langka karena sudah sangat jarang ditemui di daerah lain.

“Saya baru tahu ketika mengunjungi Sungai Jingah. Kue ini jarang diketahui masyarakat sekarang, padahal ini kue tradisional Banjar. Saya sempat pula mencicipi masubah,” jelasnya.

Rasa masubah enak dan manis. “Enak dan saya suka sekali. Rupanya seperti roti lapis. Kalau tatal, kata orang-orang situ juga kue khas Banjar yang sudah langka, sayangnya saat saya ke sana kuenya tidak ada. Adanya hanya masubah,” ungkap pemuda yang pernah dapat juara dua lomba debat hukum di kampusnya di Universitas 17 Agustus Surabaya, Jawa Timur ini.

Penulis: Yayu Fathilal
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help