BanjarmasinPost/

Berita Banjarmasin

Tiga Rider HST Terancam Tak Bisa Berlaga di Porprov 2017 Gara-gara Telak Mengurus KTA

Hal itu terjadi karena KONI Hulu SungI Tengah tidak memasukan nama mereka dalam entry by name yang masa penyerahanya sudah habis akhir Juli.

Tiga Rider HST Terancam Tak Bisa Berlaga di Porprov 2017 Gara-gara Telak Mengurus KTA
banjarmasinpost.co.id/dony usman
Ilustrasi - Dua rider melakukan aksi free style di Tabalong Expo. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Rizky Rahman Noor, M Prasetya dan Fahrudin tiga rider Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Hulu Sungai Tengah terancam batal tampil di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Tabalong.

Hal itu terjadi karena KONI Hulu SungI Tengah tidak memasukan nama mereka dalam entry by name yang masa penyerahanya sudah habis akhir Juli.

"Kami ini tahunya berlatih saja ternyata yang mengurusi kami

Bambang Boy mundur dari Amuntai Motor Sport (AMS). Oleh Bambang saya diperintahkan melatih saja," kata Miftahul Arifin pelatih IMI Hulu Sungai Tengah, di KONI Kalsel, kemarin.

Miftahul Arifin mengatakan, ridernya sepekan empat kali melakukan latihan rutin di Lapangan Murjani Banjarbaru.

"Di Lapangan Murjani kita tidak hanya latihan balap tetapi juga melakukan latihan fisik," kata Miftahul Arifin.

Miftahul Arifin mengatakan, pembalapnya tersebut domisilinya dari Banjarmasin namun ketiga merupakan rider kelahiran Amuntai.

Miftahul Arifin mengatakan, kedatangannya ke KONI Kalsel untuk mengurusi KTA tiga ridernya tersebut karena menurutnya KONI tidak bisa lagi mengurus hal itu.

Ketua Bidang Pengesahaan dan KTA KONI Kalsel, Edi Sukarno menjelaskan, semua entry by name yang pihaknya terima tersebut seluruhnya berasal dari KONI HST. Sehingga tidak mungking pihaknya membuatkan KTA baru buat atlet yang tidak masuk dalam entry by name yang diusulkan KONi kabupaten kota.

Edi Sukarno menyarankan agar atlet balap motor HST tersebut berkoordinasi dengan pihak dimana atlet itu berada.

Ria bagian pendataan KONI Kalsel mengatakan, khusus untuk cabang olahraga balap motor yang masuk di datanya hanya sembilan daerah kabupaten kota yang mengusul KTA.

Ke sembilan kabupaten kota itu diantaranya Balangan, Banjarmasin, Banjarbaru, Kabupaten Banjar, HSU, Tabalong, Tanahbumbu, Tanahlaut dan KabupatenTapin.(*)

Penulis: Burhani Yunus
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help