BanjarmasinPost/

Otomotif

Moge Harley Davidson Ini Selalu Ada Peminatnya di Kalsel, Ini Buktinya

Penjualan motor gede (moge) seperti Harley Davidson tidak kehadiran moge pabrikan dari Jepang. Seperti di Waroenk Moge, Jalan Hasan Basri Banjarmasin,

Moge Harley Davidson Ini Selalu Ada Peminatnya di Kalsel, Ini Buktinya
banjarmasinpost.co.id/hasby suhaili
Pemilik Waroeng Moge, menunjukan Harley Davidson 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Penjualan motor gede (moge) seperti Harley Davidson tidak kehadiran moge pabrikan dari Jepang. Seperti di Waroenk Moge, Jalan Hasan Basri Banjarmasin, tetap ada saja peminat motor gede, utamanya Harley Davidson.

Pemilik Waroeng Moge, Liman mengatakan, penjualan moge seperti Harley Davidson dan BMW pembelinya tidak hanya di Kalsel tetapi juga dari Kalteng bahkan luar Kalimantan. Dalam sebulan, ada saja unit yang laku terjual.

Waroenk Moge selain menjual moge baru beserta asesoris dan perlengkapannya, juga melayani penjualan moge seken, bahkan tukar tambah. Harganya bervariatif, mulai Rp 200 jutaan dan dilengkapi surat-menyuratnya.

"Tidak terpengaruh dengan hadirnya moge-moge lainnya, karena Harley Davidson ini merupakan hobi. Namanya hobi kadang tidak bisa dinilai dengan ekonomi," katanya, Selasa (12/9).

Waroenk Moge tidak hanya melayani jual beli moge tetapi juga menyediakan sparepart. Pembeli moge di Waroenk Moge tidak perlu mengkhawatirkan maintenancenya, karena juga ada teknisi berpengalaman.

"Banyak yang titip service dan lainnya. Penjualan kalau ingin yang baru kami arahkan ke Jakarta, kalau yang bekas untuk lokal kami fasilitasi," katanya.

Menurutnya, yang cukup diminati tipe Ultra dan Sportster karena untuk jalan jauh dan Sportster untuk jarak dekat. Harga HD tipe Ultra kalau baru kisaran Rp 700 jutaan sampai Rp 1 M, kalau seken kisaran sekitar Rp 250 juta sampai Rp 500.

Sedangkan untuk Sportster Rp 200 jutaan sampai Rp 300 jutaan dan kalau baru Rp 500 jutaan. Peminatnya memang ada saja tetapi jika dibandingkan dengan 2013 lebih bagus karena kondisi ekonomi, dan sekarang mulai bangkit lagi.

Pemilik HD di Kalsel banyak sekitar seratusan, kalau dulu satu bulan empat unit sampai lima unit ada yang masuk. Sekarang jual beli yang ramai, karena basis hobi bukan bisnis.

Penulis: Hasby
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help