BanjarmasinPost/

Asal-muasal Warga Rohingya Hidup dan Berkembang di Myanmar

Tak lama setelah kemerdekaan Myanmar dari Inggris pada tahun 1948, Undang-undang Kewarganegaraan Uni disahkan, menentukan etnis mana yang bisa mendapa

Asal-muasal Warga Rohingya Hidup dan Berkembang di Myanmar
Mohammad Ponir Hossain/Reuters via Al Jazeera
Pengungsi Rohingya yang baru tiba duduk di tempat penampungan di kamp pengungsi Kutupalang di Cox's Bazar, Bangladesh 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Tragedi kemanusiaan yang menimpa warga Rohingya menggugah nurani seluruh dunia.

Warga minoritas yang berada di wilayah Myanmar ini dianggap sebagai masyarakat tertindas oleh rezim militer.

Myanmar tidak mau mengakui warga Rohingya.

Mereka beranggapan Rohingya adalah warga dari Banglades.

Lalu siapakah sebenarnnya Rohingya dan bagaimana sejarahnya hingga berada di Myanmar.

Berikut ini ulasan yang dikutip BPost Online dari Al Jazeera:

Orang Rohingya sering digambarkan sebagai "minoritas dunia yang paling teraniaya".

Mereka adalah kelompok etnis, yang mayoritas beragama Islam, yang telah tinggal berabad-abad di mayoritas Myanmar Buddha. Saat ini, ada sekitar 1,1 juta Rohingya yang tinggal di negara Asia Tenggara.

Bahasa Rohingya atau Ruaingga berbeda dengan yang lainnya yang diucapkan di Negara Bagian Rakhine dan seluruh Myanmar.

Mereka tidak dianggap sebagai salah satu dari 135 kelompok etnis resmi negara tersebut dan telah ditolak kewarganegaraannya di Myanmar sejak tahun 1982, yang telah secara efektif membuat mereka tanpa kewarganegaraan.

Halaman
1234
Penulis: Ernawati
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help