BanjarmasinPost/

Kriminalitas Tabalong

Berawal dari Laporan Orang Mabuk, Dua Pengedar Zenith Diamankan

Kapolres Tabalong AKBP Hardiono melalui Kasubbag Humas Iptu H Ibnu Subroto membenarkan, adanya penangkapan diduga pelaku peredaran zenith.

Berawal dari Laporan Orang Mabuk, Dua Pengedar Zenith Diamankan
Polres Tabalong
Barang bukti 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Pelaku peredaran obat terlarang jenis carnophen atau zenith di wilayah Tabalong kembali dibekuk.

Seperti dua pengungkapan sebelumnya, kali ini dalam giat yang dilakukan Polsek Murung Pudak, kembali dua pelaku dalam satu jaringan yang dibekuk, Selasa (12/9/2017) sore sekitat pukul 16.00 wita.

Dua pelaku tersebut, Ariandi alias Ari (22), warga Jalan A Yani RT. 16, Tanjung, Tabalong dan Muhammad Aji Bintoro alias Aji (20), warga Gg Melati Blok II RT 01 Mabuun, Murung Pudak, Tabalong.

Kapolres Tabalong AKBP Hardiono melalui Kasubbag Humas Iptu H Ibnu Subroto membenarkan, adanya penangkapan diduga pelaku peredaran zenith.

"Pelaku dan barang bukti masih dalam proses pemeriksaan Satreskrim Polsek Murung Pudak," katanya.

Pengungkapan ini bermula dari anggota Polsek Murung Pudak yang mendapat informasi dari masyarakat ada seorang laki-laki yang sedang mabuk di Hutan Kota RT. 17, Belimbing Raya, Murung Pudak.

Selanjutnya dengan dipimpin oleh Kapolsek Murung Pudak IPTU P Siregar, laporan langsung ditanggapi dengan mendatangi lokasi sesuai informasi masyarakat tersebut.

Sesampainya di Hutan Kota tersebut, ditemukan seorang laki-laki, bernama Puji Rahardjo alias Puji, yang sedang mabuk.

Petugas langsug mengamankannya dan kemudian melakukan penggeladahan. Hasilnya ditemukan 22 butir zenith.

Sedangkan ketika ditanyai, dirinya mengaku sudah mengkonsumsi 8 butir zenith yang didapat dengan cara dibeli dari pelaku Ariandi.

Mendapat nama pemasok, petugas tak mau membuang waktu dan langsung mencari keberadaan Ariandi.

Tanpa kesulitan, petugas berhasil menangkap pelaku Ariandi dan ketika dilakukan penggeledahan didapatkan 65 butir obat jenis carnophen zenith.

Pelaku Ariandi pun mengaku zenith yang ada padanya itu didapat dari pelaku Muhammad Aji Bintoro yang juga bisa laangsung diamankan tak lama setelah itu.

Selain mendapatkan barang bukti berupa obat zenith, dalam pengungkapan ini juga diamankan uang tunai sebesar Rp. 225 ribu yang diduga hasil penjualan zenith.

Ditambah lagi, satu hp Coolpad warna hitam, satu hp merk OPPO warna gold dan satu unit Honda Supra warna Merah Hitam 125 R DA 2311 HN.

Penulis: Dony Usman
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help