BanjarmasinPost/

Berita Internasional

Jadi Presiden Singapura, Halimah Yacob Tolak ke Istana, Tetap Pilih Tinggal di Rusun, Ini Alasannya

Mulai Rabu (13/9/2017), Halimah Yacob resmi menjadi Presiden Singapura. Tapi ia tetap memilih tinggal di rusun

Jadi Presiden Singapura, Halimah Yacob Tolak ke Istana, Tetap Pilih Tinggal di Rusun, Ini Alasannya
YouTube
Halimah Yacob 

"Tiap pagi saya olahraga setidaknya selama 45 menit," tutur Halimah.

Namun, Halimah berpendapat Istana Negara yang akan menjadi tempat kerjanya sebagai presiden juga dapat memberikannya kesempatan berolahraga.

"Menurut saya, halaman di Istana sangat besar. Saya bisa berjalan dan berkeliling di sana untuk tetap fit," kata Halimah lagi.

Kediaman keluarga Halimah di rusun Yishun merupakan sebuah apartemen besar, yang memiliki sembilan kamar.

Soal pengaturan pengamanan oleh paspampres, Halimah mengatakan dirinya akan menyerahkan urusan itu pada departemen keamanan.

Halimah menjadi kandidat tunggal yang sah untuk menjabat posisi Presiden Singapura, usai empat rivalnya tereliminasi dan didiskualifikasi karena tak memenuhi persyaratan.

Setelah ditetapkan secara resmi menjadi presiden, Halimah akan dilantik di Istana Kepresidenan, Kamis (14/9/2017), mendatang. (Straits Times).

Berita ini dipublikasikan oleh Tribunnews.com dengan judul: Ini Alasan Presiden Terpilih Singapura Halimah Yacob Pilih Tinggal di Rusun

Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help