BanjarmasinPost/
Home »

Bisnis

» Makro

Ekonomi dan Bisnis

Akses Pembiayaan Untuk UMKM Ditingkatkan, Pemerintah Rombak Kebijakan Pembiayaan

Pemerintah akan tingkatkan akses koperasi UMKM ke lembaga pembiayaan bank dan nonbank dengan merombak kebijakan pembiayaan.

Akses Pembiayaan Untuk UMKM Ditingkatkan, Pemerintah Rombak Kebijakan Pembiayaan
Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody
Satu UMKM yang ada di Kalsel dan dibina Bank Kalsel 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA -Kementerian Koperasi dan UKM akan melakukan terobosan merombak kebijakan pembiayaan khususnya terkait UMKM.

Tujuannya untuk meningkatkan akses koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) ke lembaga pembiayaan bank dan nonbank.

"Intinya, kita akan terus memperkuat barisan dalam meningkatkan akses UMKM ke pembiayaan yang mudah dan sesuai karakteristik," ujar Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM Yuana Sutyowati.

Yuana menyebutkan bahwa Kemenkop dan UKM dan LPDB akan mendesain menu-menu pembiayaan. Sehingga para pelaku usaha bisa melibatkan dan dinikmati lebih banyak KSP/KSPPS di seluruh Indonesia.

"Kita memiliki LPDB KUMKM yang diharapkan bisa lebih bersinergi dalam transformasi program untuk memperkuat permodalan KSP dan KSPPS," kata Yuana.

Yuana mengakui dapat banyak masukan dan keluhan dari Koperasi Simapn Pinjam dan pembiayaan syariah (KSPPS/KBMT) terkait optimalisasi penyaluran dana bergulir LPDB KUMKM.

 
Untuk itu, Yuana ingin diskusi dengan para pelaku juga pakar untuk kemudahan akses pembiayaan.

"Sehingga, sedikit KSP/KSPPS yang memperoleh akses, serta proses layanan yang sering tidak sesuai dengan SOP," kata Yuana.

Umi memaparkan hal yang hangat dibahas adalah program kredit Ultra Mikro (UMi) yang mulai digulirkan pada 2017 ini. Plafon dana yang disalurkan sebesar Rp 1,5 triliun (APBNP 2017) dan Rp 2,5 triliun (RAPBN 2018), dengan alokasi per UMi maksimal Rp 10 juta.

"Perlu sosialisasi yang masif sehingga tidak terjadi kesimpangsiuran informasi, antara lain banyak gerakan koperasi yang beranggapan bahwa program tersebut dilaksanakan oleh Kemenkop UKM", kata Yuana.

Editor: Syaiful Akhyar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help