BanjarmasinPost/

Bupati Batubara Tidak Simpan Sendiri Uang Suap Tapi Dititipkan ke Pengusaha Dealer Mobil Ini

Bupati Batubara, OK Arya Zulkarnaen, tidak memegang sendiri uang suap yang diterimanya dari sejumlah proyek pengerjaan pembangunan infrastruktur di Ka

Bupati Batubara Tidak Simpan Sendiri Uang Suap Tapi Dititipkan ke Pengusaha Dealer Mobil Ini
Kompas.com/Robertus Belarminus
Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan lima tersangka pasca operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, Kamis (14/9/2017) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Bupati Batubara, OK Arya Zulkarnaen, tidak memegang sendiri uang suap yang diterimanya dari sejumlah proyek pengerjaan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Batubara tahun 2017.

Arya diduga menerima suap Rp 4,4 miliar dari tiga proyek yakni proyek Jembatan Sentang, Jembatan Sei Magung, dan betonisasi jalan Kecamatan Talawi.

Uang itu dikumpulkan Bupati lewat Sujendi Tarsono alias Ayen, seorang pemilik dealer mobil.

Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan mengatakan, hal ini menjadi modus yang digunakan Bupati.

Ketika membutuhkan uang, Arya akan meminta kepada Sujendi.

Selanjutnya, ia memerintahkan orang untuk mengambil uang suap dari Sujendi.

"Dia tidak pegang uang sendiri. Modusnya semua dikumpulkan ke STR, yang setiap saat tunggu ada perintah dari Bupati OKA, (akan) dikirim ke siapa," kata Basaria Pandjaitan, di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Kamis (14/9/2017).

Basaria belum mengetahui apakah Sujendi hanya menjadi penampung uang suap untuk Bupati pada tiga proyek tersebut.

"Yang kami tahu, yang tiga proyek ini saja," ujar Basaria.

Sementara itu, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan, Bupati OK Arya menerima suap proyek tersebut melalui dua pintu.

Halaman
12
Editor: Ernawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help