BanjarmasinPost/

Berita Banjarmasin

Cerita Pembuat Tugu Ikan Kelabau yang Jadi Pro dan Kontra Warganet

Slamet sendiri mengaku tidak tahu menahu mengenai pro dan kontra warganet tentang Tugu Ikan Kelabau yang dikerjakannya atas permintaan Pemko

Cerita Pembuat Tugu Ikan Kelabau yang Jadi Pro dan Kontra Warganet
Banjarmasinpost.co.id/Rahmadhani
Tugu Ikan Kelabau di Perempatan Jalan Pangeran Samudera-Haryono MT 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Slamet bersama para karyawannya di CV Kambang Julang membutuhkan waktu sekitar dua bulan untuk mencapai tahap finishing pengerjaan Tugu Ikan Kelabau.

Tugu Ikan Kelabau yang berlokasi di perempatan Jalan Pangeran Samudera dan Haryono MT ini sempat menuai pro dan kontra dari warganet terkait alasan dipilihnya ikan tersebut sebagai tugu ikon di Kota Banjarmasin.

Slamet sendiri mengaku tidak tahu menahu mengenai pro dan kontra warganet tentang Tugu Ikan Kelabau yang dikerjakannya atas permintaan Pemko Banjarmasin tersebut.

Proses pembuatan Tugu Ikan Kelabau yang kini jadi kontroversi
Proses pembuatan Tugu Ikan Kelabau yang kini jadi kontroversi (Istimewa)

"Mengerjakan tugu itu sekitar dua bulan sampai finishing dan dibantu empat sampai enam orang pekerja," kata Slamet.

Slamet sebenarnya sudah menjadi langganan dan sering dipercaya Pemerintah Kota Banjarmasin untuk mengerjakan berbagai hiasan kota di Kota Seribu Sungai ini.

Mulai dari taman vertikal di sepanjang fly over di Jalan A Yani kilometer 4, taman vertikal di perempatan Jalan Pangeran Antasari, taman vertikal di halaman belakang Kantor Pemko Banjarmasin dan banyak lagi.

Yang terbaru yaitu di taman vertikal di Jalan Jenderal Sudirman tepat di seberang SPBU Sabilal Muhtadin pun hasil kreasi Slamet.

Begitu juga dengan hiasan jukung di Bundaran Kayu Tangi Banjarmasin selesai dikerjakan Slamet pada pertengahan Bulan April 2017 lalu.

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help