BanjarmasinPost/

Barito Putera

Jika Cedera Riyandi Tidak Operasi, Begini Kata Dokter Spesalis Bedah Orthopedi Prof Zairin Noor

Riyandi harus ditarik keluar pada menit 39 dan digantikan Aqil Savik dalam laga yang dihelat di Stadion Thuwunna tersebut.

Jika Cedera Riyandi Tidak Operasi, Begini Kata Dokter Spesalis Bedah Orthopedi Prof Zairin Noor
Kiper tim nasional U-19 Indonesia, Muhammad Riyandi. (FERRIL DENNYS/KOMPAS.com) 

BANJARMASINOPOST.CO.ID - Beberapa hari terakhir, kabar kurang mengenakkan didapat Barito Putera terkait cedera yang dialami kiper mudanya, Muhammad Riyandi.

Riyandi dipastikan harus menepi dalam waktu yang panjang akibat cedera yang dialaminya saat tampil di ajang Piala AFF U-18 2017 di Yangon, Myanmar.

Seperti diketahui, Riyandi mengalami cedera setelah menendang bola saat Timnas U-19 meladeni Vietnam pada Senin (11/9/2017).

Riyandi harus ditarik keluar pada menit 39 dan digantikan Aqil Savik dalam laga yang dihelat di Stadion Thuwunna tersebut.

Setelah dilakukan pemeriksaan Magnetic Resonance Imaging (MRI) di RS Shwe Gon Dine, Yangon ternyata Riyandi diketahui mengalami cedera serius yakni Complete Anterior Cruciate Ligament (ACL) Tear (right) dan Tear Meniscus (right).

Terkait dengan cedera yang dialami Riyandi tersebut, dokter spesialis bedah Orthopedi yakni Prof Dr Zairin Noor Helmi SpOT(K) MM menerangkan memang harus naik meja operasi.

"Idealnya operasi dan rehabilitasi 6-12 bulan," ujar Prof Zairin kepada BPost Online.

Ditanya apabila tidak dilakukan operasi terkait cederanya tersebut, Ketua Asosiasi Ortopedi Indonesia ini mengatakan justru bisa mengganggu karir Riyandi ke depannya.

"Kalau tidak operasi akan kronis nyerinya dan lutut jadi tidak stabil, tentunya akan mengganggu aktivitas sebagai pemain profesional," kata pria yang juga merupakan Dekan di Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat ini.

Penulis: Frans
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help