BanjarmasinPost/

Berita Regional

Kronologi Pembunuhan Bos Garmen dan Istrinya, Sadis, Ternyata Motifnya Sakit Hati dan Uang

Pelaku perampokan dan pembunuhan terhadap bos garmen bersama istrinya diketahui dilakukan mantan karyawannya.

Kronologi Pembunuhan Bos Garmen dan Istrinya, Sadis, Ternyata Motifnya Sakit Hati dan Uang
tribunjateng/rahdyan trijoko pamungkas
Pasutri Dibantai Seusai Salat Maghrib, Mayat Dibawa Keliling Naik Mobil. Gelar perkara di RS Bhayangkara di Kota Semarang, Rabu 13 September 2017 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Pelaku perampokan dan pembunuhan terhadap bos garmen bersama istrinya diketahui dilakukan mantan karyawannya.

Ahmad Zulkifli, mantan sopir korban melakukan perampokan disertai pembunuhan karena merasa sakit hati.

Ia merencanakan perampokan disertai pembunuhan terhadap majikannya, yang merupakan pasangan suami istri, yakni Husni Zakarsih (57) dan Zakiyah Husni (52) di sebuah rumah kontrakan di kawasan Tangerang.

Ia melakukan perbuatan keji tersebut bersama Engkus Kuswara (33) dan Sutarto (46).

Zulkifli yang telah bekerja sebagai sopir selama 20 tahun merasa sakit hati dengan sikap majikannya.

"Mereka melakukan hal ini, karena sakit hati. 20 tahun bekerja perlakuan terhadap mereka kurang baik," ujar Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Nico Afinta di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (13/9/2017).

Zulkifli bersama dua rekannya merencanakan pembunuhan pada Minggu (10/9/2017) sore.

Dua sepeda motor disiapkan, termasuk selotip, tali, sarung tangan, dan penutup muka.

Setelah peralatan dianggap lengkap, para pelaku langsung berangkat ke rumah Husni dan Zakiyah di Jalan Pengairan No 21 RT 11 RW 6 Kelurahan Bendungan Hilir, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

"Langsung mendatangi rumah korban. Ketika itu istri korban membuka pintu langsung dianiaya hingga meninggal dunia," ujar Nico.

Halaman
123
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help