BanjarmasinPost/

Berita Banjarmasin

Sri Paduka Ajak Anggota Kejogja Kalsel Tularkan Lokal Wisdom

"Saya banyak menemui paguyuban paguyuban Jogja dan Jawa itu pengurusnya bukan dari orang Yogyakarta," kata Sri Paduka.

Sri Paduka Ajak Anggota Kejogja Kalsel Tularkan Lokal Wisdom
Banjarmasinpost.co.id/Edi Nugroho
ROMBONGAN Wagub DIY Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Paku Alam X, berfoto bareng dengan pengurus Paguyuban Kejogja Kalsel, Jumat (14/9/17) malam di Restoran Lima Rasa Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Suasana kekeluargaan muncul saat rombongan Wakil Gubernur DI Yogyakarta, Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Paku Alam X bersilaturahmi dengan pengurus Group Kejogja Kalsel, Jumat (14/9/2017) malam di Restoran Lima Rasa Banjarmasin.

Sri Paduka, panggilan akrab dari Wagub DIY ini, yang didampingi Wakil Ketua DPRD DIY Arif Noor Hartanto berharap saudar saudara dari Yogyakarta itu bisa mewarnai untuk menularkan gotong-royong, keguyupan dan lokal wisdom tanpa mempengaruhi budaya setempat.

Ditambahkan Sri Paduka, bagi saudara saudara di luar Yogyakarta yang berada di luar daerah untuk tetap bisa membangun komunitas agar tetap mengingat tanah leluhur tanpa menjadi ekslusif.

"Saya banyak menemui paguyuban paguyuban Jogja dan Jawa itu pengurusnya bukan dari orang Yogyakarta," kata Sri Paduka.

Lebih lanjut Sri Paduka mengatakan, ada sebuah paguyuban Jogja itu pengurusnya orang Sumatera. Beliau besar dan lama di Jogja dan merasa cocok dengan Jogja.

"Harapan saya juga begitu. Group Kejogja Kalsel juga tidak esklusif. Tapi mengutamakan warga Jogja" kata Sri Paduka.

Ditambahkannya, tak masalah orang di luar Yogyakarta jadi pengurus Paguyuban karena kadang malah lebih rajin.

"Tentu hal ini malah membingkai kebinekaan" kata Sri Paduka.
Sri Paduka juga berpesan agar group Kejogja Kalsel jangan pecah dengan Pakuwojo dan harus tetap membina silaturahmi.

"Bangunlah rasa kangen kedaerahan ini menjadi lebih positif" tegasnya.

Menurutnya, bisa jadi orang Jogja di Banjarmasin mau melaksanakan adat Jogja, lalu mau tanya ke siapa.

"Tentu dengan dibantu temen senasib dan sepenanggungan di perantuan, maka menggelar adat akan lebih mudah" katanya.

Sri Paduka menekankan semua paguyuban Jogja ini merupakan bagian dari NKRI.
Paguyuban, sambungnya, bisa membina hubungan dengan Pemerintah DIY berkaitan dengan pengembangan budaya dan seni Jogja di perantuan.

"Kita bisa suport ke paguyuban seperti jika paguyuban mau menggelar pelatihan batik, pertunjukkan wayang. Semua bisa diatur" kata Sri Paduka.

Usai makan malam bersama pengurus Kejogja Kalsel yang diketuai Bapak Ermanto berfoto bareng dengan Sri Paduka dan rombongan. Sri Paduka juga berkesempatan menerima bingkisan dari Ketua Kejogja Kalsel Bp Ermanto dan demikian pula sebaliknya.

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help