Berita Kalteng

Larangan Ekspor Rotan Mentah, Jadikan Petani Rotan Katingan Hidup Segan Mati Tak Mau

Beberapa tahun diberlalukan kebijakan tersebut, membuat usaha rotan dari tingkat petani hingga pengusaha mebel dengan bahan rotan bertumbangan.

Larangan Ekspor Rotan Mentah, Jadikan Petani Rotan Katingan Hidup Segan Mati Tak Mau
tribunkalteng.com/faturahman
Salah satu hasil kerajinan tas dari rotan dari Katingan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Kebijakan pemerintah pusat yang melarang penjualan rotan mentah ke luar negeri sangat berdampak pada petani rotan di bantaran Sungai Katingan, Kalimantan Tengah.

Beberapa tahun diberlalukan kebijakan tersebut, membuat usaha rotan dari tingkat petani hingga pengusaha mebel dengan bahan rotan bertumbangan.

Upaya petani rotan untuk menjual hasil tanaman rotan dengan harga murah pun tidak berpengaruh, pembeli rotan sangat sedikit sehingga akhirnya banyak yang memilih berhenti bertani rotan.

Pengaruhnya juga dihadapi pengusaha mebel rotan yang juga mengaku sepi dalam menjual produk kerajinan furniture rotan. " Ibarat hidup segan mati tak mau.

"Kami sudah berusaha melakukan upaya fariasi gabungan antara rotan dan kayu untuk pembuatan mebel, tetapi lagi-lagi pembeli sedikit, "ujar Wahdi, salah satu penjual mebel di Palangkaraya, Sabtu (17/9/2017).

Penulis: Fathurahman
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved