Berita HSS

NEWS ANALYASIS - Dekan Fakultas Pertanian ULM Fahmi Anshari: Penyetruman Bahayakan Ekosistem

Tidak cuma ikan, tapi telur-telurnya pun mati. Kemudian habitatnya akan rusak. Plankton dan lumut, yang jadi makanan ikan ikut mati.

NEWS ANALYASIS - Dekan Fakultas Pertanian ULM Fahmi Anshari: Penyetruman Bahayakan Ekosistem
Banjarmasin Post Edisi Cetak Selasa (19/9/2017) Halaman 1 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Aliaran listrik dari penyetruman sangat berbahaya bagi ekosistem air sungai. Tidak cuma ikan, tapi telur-telurnya pun mati apabila ada aliran listrik. Kemudian habitatnya akan rusak. Plankton dan lumut, yang jadi makanan ikan, akan ikut mati.

Aliran listrik menyebabkan sel-sel plankton dan lumut akan pecah dan membuatnya mati.

Bisa dibayangkan kalau makanan ikan itu mati, maka kehidupan ikan itu secara tidak langsung akan terpengaruh. Rantai makanan akan terganggu.

Pembinaan harus terus dilakukan oleh aparat terkait, selain tentu penegakan hukum yang tegas dari aparat. Nah, yang tidak kalah penting adalah membiasakan masyarakat membudidayakan ikan.

Di sini, Kalsel, memang masyarakat masih terbiasa dengan mudah mengambil ikan secara langsung di sungai. Itu masih dimungkinkan karena memang jumlahnya masih banyak.

Kalau sudah punah, nanti baru terasa dan baru sadar ingin berpindah ke budidaya.

Contoh di Pulau Jawa, jumlah ikan di ekosistem alami sudah makin sulit. Penyebabnya, ya tadi. Ekosistem sudah rusak, salah satunya akibat penyetruman.

Makin banyaklah budidaya ikan di Pulau Jawa, karena memang tidak memungkinkan lagi untuk mengambil secara langsung di alam.

Nah, apakah kita harus menunggu sampai punah dulu? Masalah ini memang sensitif karena sering terjadi konflik di lapangan akibat hal ini.

Tugas aparat terkait untuk tidak henti melakukan pembinaan, sebelum kita makin sulit mendapatkan ikan di ekosistem alami. (rmd)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved