Berita Kabupaten Banjar

Tak Ingin Kecolongan, Polsek Martapura Kota Gencar Sosialisasikan Bahaya PCC

Petugas gencar melakukan sosialisasi di sekolah-sekolah, perkantoran, hingga tempat-tempat umum, mereka menyampaikan tentang bahaya mengonsumsi PCC.

Tak Ingin Kecolongan, Polsek Martapura Kota Gencar Sosialisasikan Bahaya PCC
net
Obat PCC 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Tak ingin kecolongan terhadap peredaran obat-obatan terlarang PCC (Paracetamol, Cafein, dan Carisoprodol) di wilayah hukumnya, anggota Polsek Martapura Barat Polres Banjar Kalsel mulai mengambil sikap.

Di antaranya lewat gencar melakukan sosialisasi di sekolah-sekolah, perkantoran, hingga tempat-tempat umum, mereka menyampaikan tentang bahaya mengonsumsi obat-obatan keras berjenis PCC.

"Betul. Dan kami mengharapkan kepada orangtua atau masyarakat agar lebih hati-hati lagi dalam mengawasi putra-putrinya. Laporkan segera ke kantor kepolisian terdekat bilamana menemui ada peredaran obat PCC atau narkoba jenis lainnya, " terang Kapolsek Martapura Barat, Iptu Wahyudi melalui Bhabinkamtibmasnya, Bripka Dedy Handayadi.

Sebagaimana dilansir di Kompas.com, tercatat hingga tanggal 14 September 2017, sudah ada 61 orang yang dilarikan ke sejumlah rumah sakit di Kendari, Sulawesi Tenggara akibat overdosis obat PCC. Kebanyakan dari korban ini merupakan siswa SD dan SMP.

Ada yang langsung tak sadarkan diri bahkan meninggal setelah mengonsumsi obat itu. Beberapa pasien yang selamat dilaporkan menunjukkan kondisi mental yang terganggu sehingga harus diikat agar tak mengamuk.

Dari hasil uji laboratorium, Badan Pengawas Obat dan Makanan menemukan tablet PCC yang mengandung Karisoprodol, dan sedang diuji bahan aktif lain. Karisoprodol digolongkan sebagai obat keras.

Obat yang mengandung zat aktif Karisoprodol memiliki efek farmakologis sebagai relaksan otot namun hanya berlangsung singkat, dan di dalam tubuh akan segera dimetabolisme menjadi zat aktif lain yaitu Meprobamat yang menimbulkan efek menenangkan (sedatif). (*)

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved