Berita Banjarmasin

Kasus Perjalanan Dinas DPRD Kalsel Akan Diekspose di Kejagung, Terungkap Fakta Baru

Pemeriksaan para anggota dewan (legislatif) dan eksekutif dalam kasus perjalanan dinas di DPRD Kalsel sudah selesai.

Kasus Perjalanan Dinas DPRD Kalsel Akan Diekspose di Kejagung, Terungkap Fakta Baru
banjarmasinpost.co.id/irfani rahman
Kasi Penkum Kejati Kalsel Mahfujat 

BANJARMASINPOST.CO.ID,BANJARMASIN - Pemeriksaan para anggota dewan (legislatif) dan eksekutif dalam kasus perjalanan dinas fiktif di DPRD Kalsel sudah selesai. Pihak penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Kalsel akan  menggelar kasus ini dalam waktu dekat.

Rencananya kasus yang telah masuk penyidikan umum ini akan digelar penyidik di Kejaksaan Agung.

Kasi Penkum Kejati Makhpujat yang dikonfirmasi, Selasa (19/9) siang mengatakan dari keterangan kasi penyidikan bahwa kasus ini rencananya akan diekspose di Kejaksaan Agung (Kejagung). Tim penyidik akan memaparkan hasil pemeriksaan kasus ini dan berkoordinasi dengan pihak penyidik Kejagung,

Hal ini dilakukan untuk menentukan langkah selanjutnya meski begitu Makhpujat tak merinci kapan kasus ini akan digelar dan diekspose pihak penyidik ke Kejagung,

Bagaimana pemeriksaan para anggota dewan dalam kasus ini apakah sudah selesai? Makhpujat mengatakan untuk sementara ini akan pihak penyidik evaluasi.

Apakah keterangan saksi-saksi sudah cukup dan apakah pihaknya perlu keterangan lainnya, jika perlu tambahan tentunya penyidik akan melakukan pemanggilan kembali untuk keterangan tambahan.

Bagaimana dengan fakta soal uang titipan selisih perjalanan dinas anggota dewan yang telah dikembalikan? Makhpujat mengatakan mereka belum bisa menghitung sementara secara keseluruhan.

"Ada banyak yang menitip, tapi kita belum bisa menghitung karena ada yang belum bayar full seperti misal selisih 100 juta namun hanya membayar misal separo," paparnya.

Sebelumnya, setelah melakukan pemeriksaan terhadap para anggota dewan (legislatif) soal perjalanan dinas , pihak penyidik pidana khusus Kejaksaan Tinggi Kalsel tampaknya mulai memintai keterangan pihak eksekutif saat ini.

Pada Selasa (15/8/2017) lalu pihak penyidik memintai keterangan mantan Gubernur Kalsel Rudy Arifin. (*)

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help