Kriminalitas Kabupaten Banjar

NEWSVIDEO : Reka Ulang Kasus Duel di Hari Kemerdekaan, Gara-gara Kalimat Sindiran

Kehadiran Malik siang itu yakni guna menjalani kegiatan rekontruksi yang digelar Satreskrim Polres Banjar Kalsel.

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Sempat menjalani perawatan intensif di dua rumah sakit berbeda, RSUD Ulin Banjarmasin dan Ratu Zalecha Martapura Agustus lalu, kini kondisi Malik sudah berangsur sehat, Selasa (19/9/2017).

Mengenakan selembar baju tahanan, ia dikawal ketat berjalan menuju tempat kejadian pasca perkelahian yang semula menyebabkan seorang korbannya meninggal dunia, Kamis (17/8/2017) lalu.

Kehadiran Malik siang itu yakni guna menjalani kegiatan rekontruksi yang digelar Satreskrim Polres Banjar Kalsel.

Malik dituduh sudah menghabisi nyawa seterunya pada hari kemerdekaan Republik Indonesia bulan lalu.

Reka ulang pun siang itu dimulai dengan adegan Malik yang berduduk santai di depan rumah Kamis pagi.

Sembari mendengar musik di ponsel miliknya, tiba-tiba korban, Gt Arif Rahman Hakim melintas, sembari melontarkan kalimat yang dianggap pelaku menyindirnya.

"Kayak kekanakan aja ikam Lik, mandengarkan musik dengan headset (seperti anak-anak aja kamu Lik, mendengarkan musik dengan headset)," kata Malik menirukan ucapan korban waktu itu.

Malik pun tidak terima. Ia kemudian berdiri dan menyambangi Rahman sebelum akhirnya melayangkan bogem mentah ke wajah Rahman.

Namun belum sempat keduanya baku hantam, Koko, Karim dan Jafar langsung melerainya.

Sementara Malik yang mengira permasalahannya sudah selesai, tiba-tiba malah kembali disambangi korban dengan membawa dua bilah parang.

Halaman
123
Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved