Kriminilitas Kotabaru

Penyidik Tetapkan 13 Tersangka Kasus Pengeroyokan di Lapas Kotabaru

Penyidik Reserse dan Kriminal Umum (Reskrimum) Polres Kotabaru akhirnya menetapkan 13 narapidana sebagai tersangka yang terlibat langsung

Penyidik Tetapkan 13 Tersangka Kasus Pengeroyokan di Lapas Kotabaru
banjarmasinpost.co.id/helriansyah
Lapas Kotabaru 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Penyelidikan kasus pengeroyokan terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Kotabaru, menewaskan Sugianto seorang narapidana memasuki babak baru.

Penyidik Reserse dan Kriminal Umum (Reskrimum) Polres Kotabaru akhirnya menetapkan 13 narapidana sebagai tersangka yang terlibat langsung dalam pengeroyokan tersebut.

Sementara, dua orang narapidana lainnya yang masih ditahan di mapolres Kotabaru sebagai saksi, karena tidak terlibat melakukan pengeroyokan. Dua orang tersebut juga sempat dilakukan pemeriksaan.

"Ya sebenarnya mereka itu statusnya sudah tahanan, kita (Polres) cuman bon saja ke Lapas," kata Kasat Reskrim Polres Kotabaru AKP Suria Miftah Irawan melalui Kanit Reskrimum Ipda I Gede Bagus, Rabu (20/9/2017).

Menurut I Gede Bagus, termasuk dua orang saksi, ke-13 narapidana dijadikan tersangka dalam kasus pengeroyokan di Lapas, akan dikembalikan lagi Lapas Kotabaru.

"Secepatnya dikembalikan lagi ke Lapas. Kalau semua berkas-berkas sudah lengkap seperti tanda tangan. Sudah koordinasi dengan pihak Kejaksaan," jelas Igede.

Dalam kasus ini tersangka dikenakan Pasal 170 KUHP ayat (2) angka 3 karena mengakibatkan kematian, dengan ancaman hukuman di atas 10 tahun.

Sebelumnya diberitakan, korban Sugianto yang dikeroyok hingga tewas dengan kondisi trahis. Kepala korban pecah akibat dibenturkan ke septictank yang ada di dalam, serta mulut robek.

Masih menurut Igede, korban dikeroyok oleh teman satu sel di Blok B, dipicu karena persoalan kedongkolan tersangka terhadap korban.

Saat apel dan absen jumlah (berhitung), korban selalu mengabsenkan rekannya Amat Maringin. Padahal ketika itu Amat Mariangin tidak berada di tempat.

"Jadinya membuat dongkol napi yang lain," tandas I Gede.

Penulis: Herliansyah
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved