Kebakaran Lahan Telan Korban

Titik Api Meningkat, Kepala BPBD Banjar Tuding Kebakaran Lahan Memang Disengaja

Kepala BPBD Kabupaten Banjar Sunarto, tidak menampik titik kebakaran lahan sejak sepekan terakhir di wilyahnya terus meningkat.

Titik Api Meningkat, Kepala BPBD Banjar Tuding Kebakaran Lahan Memang Disengaja
Istimewa
Bhabinkamtibmas Sungai Tiung, Bripka Dwi Rohmad bersama tim karhutla memadamkan kebakaran lahan di RT 33 Kelurahan Sungai Tiung, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, Kamis (24/8/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Musibah kebakaran lahan di Desa Pejambuan Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar Kalsel menelan korban jiwa. Korban seorang pensiunan kepala sekolah, Bajuri (80) warga Pejambuan, Martapura Barat, Martapura,  ditemukan di pondoknya dalam keadan sudah tidak bernyawa.

Diduga korban meninggal akibat terhirup asap dari lahan miliknya yang terbakar, Selasa (19/9).

Kepala BPBD Kabupaten Banjar Sunarto,  tidak menampik titik kebakaran lahan sejak sepekan terakhir di wilyahnya terus meningkat.

Baca Juga: Pensiunan Kepsek Ambruk Dikepung Asap, Kebakaran Lahan di Kalsel Telan Korban Jiwa

Terutama di kawasan Indrasari, Cindai Alus, Martapura Barat dan sekitarnya, nyaris setiap tahun sudah menjadi langganan musibah kebakaran lahan.

Adapun titik api umumnya terjadi pada lahan tidur atau tidak berpenghuni. Sunarto menuding kebakaran lahan itu tidak terlepas adanya unsur kesengajaan.

"Padahal kami, polisi dan TNI tak henti-hentinya memberikan sosialisasi larangan membuka lahan dengan cara membakar. Selain itu, faktor kering lahan memantik cepatnya kebakaran, terlebih bila ada warga membuang putung rokok sembarangan," ucapnya.

Saat ini terus mengerahkan anggota guna penanggulangan musibah kebakaran lahan di kawasan Indrasari dan sekitarnya. Sunarto sangat mengharapkan kerjasama warga agar tidak membakar lahan.

Titik Api Meningkat

Sementara berdasarkan laporan dari Kasi Darkarhutla Dinas Kehutanan Kalsel, M Hariyadi yang ditemui secara terpisah,  padai Rabu (20/9/2017) dilaporkan dan terekam ada sebanyak sepuluh titik api terpantau melalui satelit Aquatera.

Halaman
12
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help