Berita Tanahlaut

Ustazah Harus Patungan Biayai Konsumsi Santrinya Usai Pawai Muharram

Hardiansyah mengaku prihatin keluhan peserta pawai Muharam dari para santri dan ustadzah. Mereka harus dibebani biaya ongkos angkutan mobil pawai

Ustazah Harus Patungan Biayai Konsumsi Santrinya Usai Pawai Muharram
BANJARMASINPOST.co.id/mukhtar wahid
Bupati Tanahlaut Bambang Alamsyah melepas pawai Muharam santri TPA memeriahkan tahun baru Hijriah di Jalan Pancasila, Kelurahan Pelaihari, Kamis (21/9/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Ustadzah Taman Pendidikan Alquran di Desa Sungairiam, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut  berpartisipasi dalam pawai Muharram 1439 hijriah.

Namun setiap berpartisipasi dalam pawai yang dilepas Bupati Tanahlaut Bambang Alamsyah, Ana mengaku terpaksa harus meminta dana orangtua santri untuk ongkos transportasi mobil angkutan santri karena tidak pernah ada bantuan dana transportasi dari pelaksana.

Sedangkan untuk biaya konsumsi, hasil patungan para ustadzah.

"Kami heran tidak pernah ada bantuan dana transportasi dan konsumsi dari pelaksana. Setahun itu kami dua kali ikut pawai. Jelang ramadan dan awal Muharam. Saya berharap pemerintah menganggarkan dana tersebut," katanya, Rabu (21/9/2017).

Direktur LSM Merah Putih Tanahlaut, Hardiansyah mengaku prihatin dengan keluhan peserta pawai. Justru para santri dan ustadzah yang bersemangat merayakan tahun baru Islam.

"Harusnya para aparatur sipil negara yang dilibatkan. Pawai obor malam hari saja banyak pegawai negeri sipil yang terlibat. Masa pawai Muharam hanya kalangan santri dan ustadzah," ujarnya.

Menurut Hardiansyah, pemerintah harusnya menyediakan dana transportasi dan konsumi bagi para santri yang ikut pawai. Itu karena jika menggunakan dana para ustadzah sangat miris.

"Gaji ustadzah betapa sih. Tidak banyak tapi mereka dibebani harus biaya konsumsi santrinya. Itu harus ada dananya kalau setiap tahun dilaksanakan," katanya.

Ratusan santri dan pelajar memadati Jalan Pancasila melakukan pawai. Rute menuju simpang tiga depan terminal Tanah Habang berbelok kanan menuju Jalan Datudaim sampai ke Simpangempat depan MIN Pelaihari.

Kemudian bbelok kanan menyusuri Jalan Samudera kemudian menuju bundaran Jalan Pancasila hingga finis kembali di depan Balairung Tuntungpandang.

Bupati Tanahlaut Bambang Alamsyah yang melepas peserta pawai memeriahkan tahun baru Islam 1439 Hijriah di depan Balairungtuntung tersebut. (*)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help