Kriminalitas Tanahbumbu

Jauh-jauh Muhmmad Ini, dari NTB ke Tanahbumbu Hanya untuk Edarkan Barang Haram Ini

Dia adalah Muhammad Ansyori alias Ansari (25) asal NTB ber KTP di Sebamban 3 Blok A Desa Sumber Sari Kecamatan Sungai Loban. Pria ini diringkus di rum

Jauh-jauh Muhmmad Ini, dari NTB ke Tanahbumbu Hanya untuk Edarkan Barang Haram Ini
man hidayat
Dia adalah Muhammad Ansyori alias Ansari (25) dan barang bukti 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Jajaran Satuan Narkoba Polres Tanahbumbu bersama dengan Polsek Sungai Loban kembali meringkus satu pelaku yang diduga sebagai pengedar obat daftar G.

Dia adalah Muhammad Ansyori alias Ansari (25) asal NTB ber KTP di Sebamban 3 Blok A Desa Sumber Sari Kecamatan Sungai Loban. Pria ini diringkus di rumahnya.

Tepatnya pada Kamis (21/9/17) sekitar pukul 13.00 wita. Pelaku diringkus di Jalan Provinsi Sebamban 3 Blok C Desa Kerta Buana Sungai Loban Tanbu. Penangkapan itu dilakukan setelah adanya laporan masyarakat yang sering melihat pelaku menjual obat yang tidak memiliki izin edar itu ke daerah pendulangan.

Laporan tersebut langsung diselidiki dan ditindaklanjuti. Benar saja, saat berada di rumah tempatnya tinggal saat ini, didapati barang bukti berupa 73 butir zenit jenis carnophen dan 598 butir dekstro. Dimana barang bukti disimpan dalam tas kecil warna pink.

Menurut Kasat Narkoba Polres Tanahbumbu, Iptu Sunardi didampingi kanit narkoba Bripka Muhdianor, Jumat (22/9/17) membenarkan kasus penangkapan yang diduga sebagai pengedar obat daftar G disekitar Kecamatan Sungai Loban.

"Sasaran pembelinya untuk kalangan pendulangan emas di Sungai Dua Sungai Loban. Jadi lebih banyak menjual barang itu ke pendulang," kata Sunardi.

Sementara asal barang itu dia dapatkan dari Kecamatan Satui. Setelah dapat barang, dia kembali menjual obat daftar G tersebut yang kini meresahkan masyarakat sekitarnya karena takut anak-anak mereka menjadi korbannya.

"Penyelidikan dilakukan selama kurang lebih satu minggu sampai ada kesempatan yang baik. Saat penangkapan, pelaku sedang santai di rumahnya," katanya.

Sementara itu, pengembangan kasus masih terus dilakukan. Pelaku juga dijerat pasal 197 UU RI No 36 tahun 2009 tentang kesehatan.

Penulis: Man Hidayat
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved