Berita Tanahlaut

Pelatih Beladiri Minta Bangunkan Gedung Latihan Bersama

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanahlaut, Abdillah mengaku akan memberikan uang pembinaan dan bantuan sarana pendukung belajar

Pelatih Beladiri Minta Bangunkan Gedung Latihan Bersama
Istimewa
Tommy Firdaus bersama dua atlit pelajar cabang pencak silat yang meraih medali emas di ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional tingkat SMP di Medan, Sumatera Utara, 3-9 September 2017 lalu 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Keberadaan sarana gedung olahraga khusus beladiri yang layak dan luas dihajatkan kalangan pelatih. Itu karena selama ini, atlit Tanahlaut latihan beladiri terpaksa menggunakan halaman sekolah dan halaman rumah pelatih.

Pelatih pencak silat sekaligus tim ofisial Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2017 Kalsel, Tommy Firdaus membenarkan tidak terhitung atlit asal daerah Tanahlaut mengharumkan banua di ajang nasional.

"Dua atlit pelajar cabang olahraga pencak silat itu dari perguruan Setia Hati Teratai di Batuampar. Sebelumnya lolos seleksi di tingkat Provinsi Kalsel. Saya melatih mereka di padepokan Hamparan," kata pria yang juga Ketua IPSI Tanahlaut, Senin (25/9/2017).

Baca: LIVE STREAMING Semen Padang Vs Barito Putera, Vendry Mofu Bikin Skor 1-0

Menurut Tommy Firdaus, seluruh cabang olahraga beladiri di Kabupaten Tanahlaut ini selalu menghasilkan medali bagi daerah Kalsel. Di level tingkat Provinsi Kalsel juga selalu juara.

Baca: LIVE STREAMING Semen Padang Vs Barito Putera, Rizky Pora Dibangkucadangkan, Ini Susunan Pemainnya

"Tidak hanya pencak silat. Ada juga atlit karate, kempo, judo dan taekwondo. Dua atlit pelajar ini ajang O2SN tingkat SLTP. Kita juga punya juara di tingkat SLTA dan kejurnas," katanya.

Untuk cabang olahraga karate di ajang O2SN 2017 di Medan, Sumatera Utara, Atlit pelajar Tanahlaut juga meraih medali perak dan perunggu kategori kata dan komite.

Tommy mengaku atlit pencak silat yang bina dan dilatihnya selama ini menggunakan sarana latihan terbatas, di padepokan miliknya. Meski demikian, ia bangga karena pribadi hasilnya terbukti, atlitnya berprestasi.

"Tentunya kalau sarana tempat latihan atlit sangat layak, sangat berdampak bagi prestasi atlit semakin termotivasi tinggi. Pemerintah cukup membangunkan gedung olahraga latihan bersama khusus atlit beladiri," katanya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanahlaut, Abdillah mengaku akan memberikan uang pembinaan dan bantuan sarana pendukung belajar bagi atlit pelajar yang berprestasi, berupa laptop.

"Kita terus memberikan motivasi agar terus berlatih dan berlatih untuk berprestasi bukan hanya bagi daerah saja. Tetapi juga bagi bangsa dan negara," katanya.

Dua atlit pelajar asal Tanahlaut berhasil meraih medali emas di cabang olahraga pencak silat pada ajang O2SN 2017 di Medan, Sumatera Utara, 3-9 September.

Bupati Tanahlaut Bambang Alamsyah berkenan menyerahkan medali dan satu unit laptop kepada kedua siswa SMPN 1 Batuampar yang beruntung tersebut, Ramadhani dan Fatikah Wahyu usai upacara di halaman Kantor Bupati Tanahlaut.

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved