BanjarmasinPost/

Kriminalitas Kalteng

Saking Serius Berengus Obat PCC, di Kalteng Ada 186 Personil Lakukan Razia

Razia yang dilakukan oleh tim gabungan dari berbagai intansi yang dirilis oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalteng

Saking Serius Berengus Obat PCC, di Kalteng Ada 186 Personil Lakukan Razia
faturahman
Obat kadaluarsa dan tak punya izin edar yang disita oleh petugas. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Upaya mencegah masuknya obat Parasetamol, Capein dan Carisaprodol (PCC) yang dilakukan oleh Polda Kalteng dan instansi lainnnya di Kalteng diikuti sebanyak 186 personil.

Razia yang dilakukan oleh tim gabungan dari berbagai intansi yang dirilis oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalteng, Senin (25/9/2017) tercatat jumlah personil yang ikut.

Personil yang ikut dalam kegiatan tersebut antara lain, Polri sebanyak 135 orang, BPOM sebanyak 7 orang, BNNK S
sebanyak 4 personil, Dinkes 23 orang, Disperindagkop 2 orang, kecamatan satu orang, kelurahan satu orang, dan Pol PP 13 orang.

Berdasarkan catatan tim tersebut obat kadaluarsa yang disita tersebut antara lain, 83 botol, 90 tablet, 19 kotak, 6 box, 10 bungkus, dan 125 kapsul sedangkan untuk obat tanpa izin edar 340 kotak, 92 sachet, 250 butir, 950 keping 1.132 tablet, 272 bungkus dan 6 kapsul.

Kepala BPOM Palangkaraya, Trikoranti Mustikawati, mengatakan, dalam melakukan penertiban obat dan makanan pihaknya memang tergabung dengan instansi lainnya seperti polisi, Disperindag maupun Satpol PP.

Menurut dia, khusus untuk BPOM lokasi penertiban hanya pada tomo abat dan apotek sedangkan jika melibatkan polisi bisa leboh luas hingga kepada warung maupun tempat lainnya. "Kami siap bekerjasama dengan instansi lainnya dalam melakukan penertiban tersebut," ujarnya.

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help