Kriminalitas Hulu Sungai Utara

Ini kata Kepala Dinas Kesehatan Terkait Adanya Obat Tanpa izin yang Ikut Dimusnahkan

Pemusnahan barang bukti tindak pidana pada 2016 hingga 2017 di halaman kantor Kejari HSU juga terdapat obat obatan tanpa izin

Ini kata Kepala Dinas Kesehatan Terkait Adanya Obat Tanpa izin yang Ikut Dimusnahkan
banjarmasinpost.co.id/reni kurniawati
Dalam pemusnahan barang bukti tindak pidana umum yang dilaksanakan di Halaman Kantor Kejaksaan Negeri HSU juga terdapat satu unit jukung yang juga dimusnahkan. 

BANJARMASINPOT.CO.ID, AMUNTAI - Pemusnahan barang bukti tindak pidana pada 2016 hingga 2017 di halaman kantor Kejari HSU juga terdapat obat obatan tanpa izin, Selasa (26/9/2017).

Obat-obatan yang dimusnahkan memang sebagian masih bisa didapat di toko obat, obat seperti pelangsing, viagra, obat tulang hingga obat khusus untuk perempuan.

Plt Kepala Dinas Kesehatan dr Agus Fidliansyah mengatakan pihaknya selalu melakukan pengawasan di setiap apotek yang beroperasi di Kabupaten HSU. Apotek merupakan satu fasilitas kesehatan yang menjadi naungan Dinas Kesehatan.

Baca: Daftar Barang Bukti Dimusnahkan Kejari HSU, dari Zenith Hingga Jukung

Pihaknya telah meminta kepada setiap Puskesmas untuk aktif melakukan evaluasi di setiap apotek atau toko obat sesuai dengan daerahnya. "Obat yang tidak memiliki izin BPOM bisa langsung disita, atau jika tidak ada tetap dilakukan pembinaan," ujarnya.

Pihaknya juga berkoordinasi dengan BPOM untuk penanggulangan adanya toko obat yang menjual obat obatan tanpa izin. Termasuk kosmetik yang juga membahayakan bagi masyarakat.

dr Agus juga mengimbau kepada masyarakat jika memiliki keluhan penyakit bisa langsung melakukan pengobatan ke dokter atau Puskesmas. yang menjadi perhatian dr Agus saat ini mulai maraknya pengobatan herbal yang diduga masih tidak memiliki izin.

Obat herbal olahan yang tidak diketahui pasti kandungan dan fungsinya dikhawatirkan justru dapat memperparah kondisi penderita penyakit. "Dalam dunia medis memang tidak disarankan menggunakan obat herbal olahan karena tidak diketahui pasti kandungannya," ujarnya.

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help