Berita Tanahbumbu

Mulai 1 Oktober 2017, Pegawai Wajib Absensi 3 Kali Sehari, Ini Ketentuannya

Sementara jam masuk siang setelah istirahat pada pukul 13.00 hingga pukul 13.30 wita. Bila melakukan absensi pada pukul 13.31 wita

Mulai 1 Oktober 2017, Pegawai Wajib Absensi 3 Kali Sehari, Ini Ketentuannya
banjarmasinpost.co.id/murhan
Absensi sidik jari

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Seringnya pegawai Kabupaten Tanahbumbu ada yang sering hilang setelah melakukan absensi sidik jari, pemerintah Kabupaten Tanahbumbu pun melakukan antisipasi.

Tampaknya, pegawai akan kesulitan berkeliaran dijam kerja lagi. Bila sebelumnya pegawai melakukan absen sidik jari hanya dua kali sehari, maka dalam waktu dekat ini akan diberlakukan tiga kali sehari.

Hal ini diungkapkan Kepala Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Tanbu, Mahriyadi Noor, Rabu (27/9/17). Absen sidik jari tiga kali sehari itu hanya hitungan hari akan diterapkan sesuai dengan surat edaran Bupati Tanahbumbu Mardani H Maming.

Pada surat edaran tersebut sudah diterakan ketentuan jam kerja dan jam sidik jari. Sebelumnya untuk absensi sidin jari pada pukul 08.00 wita dan pukul 16.00 wita. namun per 1 oktober 2017 mendatang akan berubah.

Absensi Senin sampai dengan Kamis, untuk masuk pagi waktu absensi sidik jari dari pukul 07.00 - 08.00 wita. Bila pegawai absen pada pukul 08.01 wita, maka absensi tidak diterima.

Sementara jam masuk siang setelah istirahat pada pukul 13.00 hingga pukul 13.30 wita. Bila melakukan absensi pada pukul 13.31 wita maka tidak akan diterima. Kemudian jam pulang dari pukul 16.00 hingga 17.00 wita. Bila melewati pukul 17.00 wita makan absensi tidak akan diterima.

Sementara pada Jumat absensi normal pukul 07.00 hingga 07.30 wita, lewat dari itu tidak diterima lagi. Masuk siang dari pukul 13.00 hingga 14.00 wita tidak lebih. Hingga jam pulang seperti sebelumnya pukul 16.00 hingga pukul 17.00 wita.

"Ketentuan itu agar semua pegawai lebih disiplin. Bila hanya melakukan absensi sebanyak satu atau dua kali maka dianggap tidak hadiri," katanya.

Penerapan itu karena banyaknya pejabat yang melihat pegawainya tidak adalagi setelah melakukan absensi. Sebab itu, diterapkan absensi selama tiga kali sehari.

Penulis: Man Hidayat
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help