BanjarmasinPost/

Serambi Ummah

Hai Cewek Banua! Kalo Kamu Puasa Senin-Kamis, Manfaatnya Sungguh Luar Biasa!

Banyak yang menilai Puasa Senin-Kamis ini dianjurkan, karena selain pahalanya yang besar, juga keutamaan puasa ini sendiri yang memberikan manfaat

Hai Cewek Banua! Kalo Kamu Puasa Senin-Kamis, Manfaatnya Sungguh Luar Biasa!
banjarmasinpost.co.id/HIJABFORSTYLE
Perempuan hijab 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Puasa Senin-Kamis. Tiga kalimat ini sangat populer, karena ini bagian dari ibadah utama bagi umat Muslim.

Banyak yang menilai Puasa Senin-Kamis ini dianjurkan, karena selain pahalanya yang besar, juga keutamaan puasa ini sendiri yang memberikan manfaat besar bagi yang menjalankannya.

Sebelum memasuki bahasan yang sebenarnya yuk kita ketahu lebih dulu niat dan tata cara puasa Senin-Kamis.

1. Niat
Bacaan Arab Niat Puasa Sunah Hari Senin
NAWAITU SAUMA YAUMAL ITSNAINI SUNNATAN LILLAHI TANA’ALA
Artinya :
Saya niat puasa hari Senin, sunnah karena Allah ta’ala.
Dan untuk bacaan niat puasa senin kamis untuk hari kamis, bacaannya adalah sebagai berikut:
Bacaan Arab Niat Puasa Sunah Hari Kamis

NAWAITU SAUMA YAUMAL KHOMIISI SUNNATAN LILLAHI TAA’ALA
Artinya : Saya niat puasa hari Kamis, sunnah karena Allah ta’ala.

2. Sahur

3. Menjalankan puasa dengan niat dan tulus ikhlas

KEUTAMAAN PUASA

Keutamaan puasa senin kamis dan manfaat yang diperoleh dari berpuasa senin kamis. Di antaranya adalah, Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau mengatakan:
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa menaruh pilihan berpuasa pada hari Senin dan Kamis.” (HR. An Nasai no. 2362 dan Ibnu Majah no. 1739. All Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits ini hasan. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Usamah bin Zaid berkata:
“Aku berkata pada Rasul –shallallahu ‘alaihi wa sallam-, “Wahai Rasulullah, engkau terlihat berpuasa sampai-sampai dikira tidak ada waktu bagimu untuk tidak puasa. Engkau juga terlihat tidak puasa, sampai-sampai dikira engkau tidak pernah puasa. Kecuali dua hari yang engkau bertemu dengannya dan berpuasa ketika itu.” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya, “Apa dua hari tersebut?” Usamah menjawab, “Senin dan Kamis.” Lalu beliau bersabda, “Dua hari tersebut adalah waktu dihadapkannya amalan pada Rabb semesta alam (pada Allah). Aku sangat suka ketika amalanku dihadapkan sedang aku dalam keadaan berpuasa.” (HR. An Nasai no. 2360 dan Ahmad 5: 201. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan).

Halaman
1234
Editor: Didik Trio
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help