BanjarmasinPost/

Berita Hulu Sungai Utara

Surat Keterangan Bebas Narkoba Seharusnya Disiapkan Sebelum Mendaftar BPD

"Kami sudah menyampaikan semua syarat harus dilengkapi sebelum pencalonan, namun karena ada kesepakatan kami juga baru mengetahui," ungkapnya.

Surat Keterangan Bebas Narkoba Seharusnya Disiapkan Sebelum Mendaftar BPD
Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurnia Wati
Membludaknya pendaftar tes urine untuk mendapatkan surat keterangan bebas narkoba di RSUD Pembalah Batung merupakan imbas dari terpilihnya 1.100 anggota BPD. Mereka belum melengkapi surat keterangan bebas narkoba. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Membludaknya pendaftar tes urine untuk mendapatkan surat keterangan bebas narkoba di RSUD Pembalah Batung merupakan imbas dari terpilihnya 1.100 anggota BPD. Mereka belum melengkapi surat keterangan bebas narkoba.

Padahal surat tersebut merupakan satu syarat sebelum mencalon sebagai anggota BPD. Namun karena untuk menfapatkan surat ini harus melakukan tes urine dan wawancara yang memerlukan anggaran akhirnya hampir seluruh calon anggota BPD memilih untuk melengkapi syarat ini usai benar benar terpilih.

Baca: RSUD Pembalah Batung Kewalahan Layani Permintaan Surat Keterangan Bebas Narkoba

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa, Dwi Hadi Syaputra mengatakan, surat keterangan bebas narkoba memang seharusnya dilengkapi sebelum mendaftar sebagai anggota BPD, namun telah ada kesepakatan sendiri antara calon anggota terpilih dan panitia penyelenggara agar bisa melengkapi syarat tersebut saat pendaftaran.

"Kami sudah menyampaikan semua syarat harus dilengkapi sebelum pencalonan, namun karena ada kesepakatan kami juga baru mengetahui," ungkapnya.

Dwi Hadi menambahkan, jika setelah terpilih dan ternyata hasil tes urine positif memiliki riwayat narkoba dan obat obat terlarang, akan dimusyawarahkan untuk mencarikan pengganti.

Akibat pemeriksaan urin serentak rumah sakit Pembalah Batung kewalahan melakukan cek pemeriksaan. Karena yang mendaftar ratusan bahkan sesuai dengan data anggota BPD terpilih berjumlah lebih dari 1.000 orang. Bahkan pada beberapa hari lalu cek urin dan wawancara oleh dokter spesialis jiwa dilakukan hingga malam hari.

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help