Berita Hulu Sungai Selatan

Berkah Bagi Warga Desa Muning, Air Danau Bangkau Surut, Tapi Buah Semangka Melimpah

Surutnya air di Danau Bangkau Desa Bangkau Kecamatan Kandangan, Hulu Sungai Selatan (HSS) menjadi berkah tersendiri bagi warga Desa Muning Baru

Berkah Bagi Warga Desa Muning, Air Danau Bangkau Surut, Tapi Buah Semangka Melimpah
banjarmasinpost.co.id/aprianto
Masyarakat Desa Muning Baru memanfaatkan lahan yang kering dengan berkebun buah-buahan berbagai jenis. Ada semangka, tomat, dan lombok yang ditanam oleh warga. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Surutnya air di Danau Bangkau Desa Bangkau Kecamatan Kandangan, Hulu Sungai Selatan (HSS) menjadi berkah tersendiri bagi warga Desa Muning Baru Kecamatan Daha Selatan.

Masyarakat Desa Muning Baru memanfaatkan lahan yang kering dengan berkebun buah-buahan berbagai jenis. Ada semangka, tomat, dan lombok yang ditanam oleh warga.

Saat ini, buah semangka sedang melimpah di Desa muning berkat tangan dingin dan kreatif warga Desa Muning Baru. Areal yang biasanya direndam air saat musim penghujan disulap menjadi lahan pertanian saat musim kemarau.

Baca juga: Ternyata Niat Puasa Muharram atau Puasa Asyura Boleh Dibaca Siang Hari, Ini Penjelasannya

Hampir di setiap rumah di Desa Muning Baru yang berada di pinggir jalan utama banyak buah semangka dan tomat yang sudah siap menunggu pembelinya.

"Saat musim kemarau menjadi berkah bagi kami para petani di Desa Muning Baru," kata Ahmad Andi, Jumat, (29/9).

Warga RT 2 ini menuturkan bahwa saat musim kemarau mereka bisa menanam buah-buahan. Tahun ini dia kembali menanam semangka di lahan seluas dua hektare.

Baca juga: Musik Dimatikan Wanita Seksi Ini Tutupi Wajah, "Aa Jangan di Foto Atuh, Malu"

Musim tanam buah sudah dimulai sekitar bulan Juni atau Juni.
Selanjutnya 60 hari ke depan atau lebih akan panen. Sekitar bulan awal September hingga Oktober tergantung kondisi alamnya.

"Dalam satu hektare memerlukan 2.000 bibit semangka. Persiapan bibit, pupuk, upah angkut bisa menelan biaya sekitar Rp 4 juta hingga Rp 5 juta," lanjutnya.

Setelah panen dikatakannya, bila hasilnya baik bisa meraih buah 10 ton tiap hektarenya. Bila diuangkan tergantung dengan harga semangka perkilonya.

"Keuntungannya lumayan besar untuk mencukupi keperluan hidup. Saat ini perkilonya Rp 2 ribu bila langsung membeli dari petani," katanya .

Penulis: Aprianto
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved