BanjarmasinPost/

Hari Asyura: Inilah 9 Momentum Penting Islam Terkait 10 Muharram

Sebelum Islam, Hari Asyura sudah menjadi hari peringatan dimana beberapa orang Mekkah biasanya melakukan puasa.

Hari Asyura: Inilah 9 Momentum Penting Islam Terkait 10 Muharram
banjarmasinpost.co.id/yayu
Tiap 10 Muharram, umat Islam di Kalimantan Selatan menggelar tradisi khusus, yaitu membuat bubur Asyura. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Sebelum Islam, Hari Asyura sudah menjadi hari peringatan dimana beberapa orang Mekkah biasanya melakukan puasa.

Ketika Nabi Muhammad melakukan hijrah ke Madinah, ia mengetahui bahwa Yahudi di daerah tersebut berpuasa pada hari Asyura - bisa jadi saat itu merupakan hari besar Yahudi Yom Kippur. Saat itu, Muhammad menyatakan bahwa Muslim dapat berpuasa pada hari-hari itu.

Di kalangan suku Banjar yang merupakan muslim Sunni di Kalimantan, Hari Asyura dirayakan ekspresi kegembiraan dengan membuat bubur Asyura yang terbuat dari beras dan campuran 41 macam bahan yang berasal dari sayuran, umbi-umbian dan kacang-kacangan.

Bubur Asyura tersebut akan disajikan sebagai hidangan berbuka puasa sunat Hari Asyura.

Hari Asyura merupakan peringatan 9 hal-hal ini dimana Muslim Sunni percaya terjadi pada tanggal 10 Muharram.

Yakni:

1. Hari diciptakannya Nabi Adam dan hari tobatnya pula
2. Berlabuhnya bahtera Nabi Nuh di bukit Judi.
3. Nabi Idris diangkat ke surga.
4. Nabi Ibrahim selamat dari apinya Namrudz.
5. Kesembuhan Nabi Yakub dari kebutaan dan ia dibawa bertemu dengan Nabi Yusuf.
6. Nabi Musa selamat dari pasukan Fir'aun saat menyeberangi Laut Merah.
7. Nabi Sulaiman diberikan kerajaan besar dan menguasai bumi.
8. Nabi Yunus dikeluarkan dari perut paus.
9. Nabi Isa diangkat ke surga setelah usaha tentara Roma untuk menangkap dan menyalibnya gagal. (Sumber: Wikipedia)

Penulis: Ernawati
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help