Keluar Darah Pascahubungan Intim, Segera Lakukan Ini Jika Tak Ingin Berakhir Fatal!

Kerusakan tersebut dapat disebabkan oleh trauma saat hubungan intim, infeksi kronis, atau ada keganasan (kanker).

Keluar Darah Pascahubungan Intim, Segera Lakukan Ini Jika Tak Ingin Berakhir Fatal!
net
ilustrasi

BANJARMASINPOST.CO.ID - Setelah berhubungan intim mengeluarkan atau perdarahan pascasenggama sering disebabkan oleh adanya kerusakan pada vagina dan mulut rahim (porsio).

Kerusakan tersebut dapat disebabkan oleh trauma saat hubungan intim, infeksi kronis, atau ada keganasan (kanker).

Sebaiknya, segera ke dokter kandungan untuk melakukan pemeriksaan organ kandungan bagian dalam.

Baca: Setya Novanto Menang Praperadilan, Warganet: Lebih Sakti dari Limbad Hingga Jumat Hitam

Dari pemeriksaan dapat diketahui apakah ada infeksi atau ada keganasan.

Kanker mulut rahim masih menjadi kanker nomor satu pembunuh wanita di Indonesia. Pemeriksaan Pap’s smear dan biopsi porsio dapat menegakkan diagnosis kanker mulut rahim.

Bila hasil Pap’s smear tidak ada tanda keganasan, sebaiknya menjalani vaksinasi untuk mencegah kanker mulut rahim.

Baca: Seru, Penonton Lesehan di Lapangan Murjani Nonton Bareng Film G30S/PKI

Saat ini perempuan usia 10–55 tahun dianjurkan menjalani vaksinasi tersebut. Bagi seorang yang belum melakukan hubungan senggama, maka tidak perlu pemeriksaan Pap’s smear dan bisa langsung divaksinasi.

Baca: LIVE STREAMING Film Pengkhianatan G30S/PKI, Tonton Langsung dari Hape di Sini

KB suntik tiga bulanan mengandung hormon progesteron dan ini menyebabkan penekanan fungsi indung telur, juga selaput lendir rahim (endometrium), sehingga darah haid tidak terbentuk.

Hal ini normal karena memang cara kerja dari kontrasepsi tersebut membuat haid berhenti. Semoga keluar darah setelah berhubungan intim tak terjadi lagi.

Editor: Murhan
Sumber: Nakita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help