Ekonomi dan Bisnis

Top Up Tapcash BNI Tidak Ditarik Biaya Sepeser Pun

Terkait rencana Bank Indonesia memperbolehkan Perbankan menarik biaya top up atau isi ulang kartu uang elektronik, BNI masih gratiskan biaya top up.

Top Up Tapcash BNI Tidak Ditarik Biaya Sepeser Pun
banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody
Rektor ULM H Sutarto Hadi bersama CEO BNI Region Banjarmasin M Jufri menggunakan Tapcash BNI di Kantin SBC ULM 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Terkait rencana Bank Indonesia untuk memperbolehkan Perbankan menarik biaya top up atau isi ulang kartu uang elektronik, BNI masih gratiskan biaya top up.

Ditegaskan CEO BNI Region Banjarmasin Muhammad Jufri, hingga saat ini BNI tidak menarik biaya serupiah pun dalam proses top up kartu Tapcash BNI.

Ia menjelaskan saat ini banyak masyarakat yang  masih dalam tahap perkenalan dan perlu terus diedukasi tentang manfaat dan kemudahan menggunakan uang elektronik termasuk Tapcash BNI dibanding membawa uang kontan.

Menurutnya, jika nantinya diterapkan pun, biaya top up akan digunakan untuk memperkuat infrastruktur yang digunakan untuk peningkatan pelayanan terhadap para pemegang kartu itu sendiri. 

Mendukung Bank Indonesia untuk wujudkan Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT), BNI pun terus memperbesar dan memperluas akses uang elektronik di masyarakat.

Satu diantaranya melalui program Launching Tapcash BNI di Student Business Centre ULM yang dilaksanakan Kamis (28/9/2017). 

"Tidak hanya penggunanya kita tambah, tapi juga merchant-merchant akan kita tambah terus. Kedepannya kita harap kampus-kampus yang lain bisa bekerjasama karena juga merupakan komunitas dan ekosistem besar untuk pelopor GNNT," kata M Jufri. (*)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help