9 WNI Dapat Pengampunan Raja Salman, di Antaranya Kasus Zina

Sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang tersangkut kasus hukum di Arab Saudi mendapat pengampunan dari Raja Salman bin Abdul Aziz Al-Saud.

9 WNI Dapat Pengampunan Raja Salman, di Antaranya Kasus Zina
KEMLU.go.id
Proses pemulangan WNI yang mendapat pengampunan dari Raja Salman. Foto dirilis Jumat (29/9/2017) 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang tersangkut kasus hukum di Arab Saudi mendapat pengampunan dari Raja Salman bin Abdul Aziz Al-Saud.

Kesembilan WNI tersebut tengah menjalani hukum di penjara di Arab Saudi.

Pengampunan yang diberikan Raja Salman yang dilaksanakan setiap Ramadan.

Pada Ramadan 1438 H/2017 M tadi, 9 WNI tersebut yang mendapat pengampunan pemimpin Arab yang sering pula disebut Pelayan Dua Kota Suci Islam.

Pengampunan Raja tersebut berkenaan dengan bulan suci Ramadhan 1438 H/2017 M yang disampaikan melalui nota diplomatik Kementerian Luar Negeri Kerajaan Arab Saudi kepada KBRI Riyadh pada Selasa (26/9).

Dari 9 (sembilan) WNI/Ekspatriat Indonesia yang mendapatkan pengampunan dari Raja Salman tersebut, 8 diantaranya berada di Provinsi Al-Qaseem (+ 400 km dari Riyadh).

Kedelapan WNI itu masing-masing telah divonis 1 tahun penjara serta denda SR. 1.000 (seribu Riyal Saudi atau Rp. 3,6 juta).

Kasus yang menjerat mereka hingga berurusan dengan aparat penegak hukum di Arab adalah kasus pemalsuan.

Sedangkan 1 orang lagi berada di Propinsi Asir (+ 1.058 km dari Riyadh) telah divonis 2,6 tahun (dua tahun enam bulan).

Untuk satu WNI yang terakhir ini terjerat kasus zina dan kabur.

Untuk memastikan lancarnya proses pembebasan para Ekspatriat Indonesia dimaksud, secara khusus KBRI Riyadh telah menugaskan stafnya sebagai pendamping.

Mereka selanjutnya akan mengkoordinasikan dengan pihak-pihak terkait di Indonesia untuk membantu proses penjemputan di Bandara Soekarno-Hatta dan kepulangan ke daerah masing-masing.

Dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada WNI/TKI di Arab Saudi, KBRI Riyadh senantiasa berusaha untuk memberikan bantuan dan penyelesaian masalah secara cepat, dengan tetap mempertimbangkan kondisi dan mengikuti peraturan yang berlaku di Arab Saudi.‚Äč

Sebagai catatan, sampai dengan dengan 28 September 2017 jumlah TKI kurang beruntung yang ditampung di Rumah Penampungan KBRI Riyadh sebanyak 99 orang. (Sumber: Kemlu/KBRI Riyadh)

Penulis: Ernawati
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved