Patung Ade Irma Berdarah-darah di Museum Nasution Jadi Ingat 'The Dolls 2' Dibintangi Luna Maya

Sebuah narasi singkat dari Ira Lathief, seorang pemandu wisata di Jakarta, di dinding Facebook-nya ini pasti membuat kita ingin segera ke sana. Senyam

Patung Ade Irma Berdarah-darah di Museum Nasution Jadi Ingat 'The Dolls 2' Dibintangi Luna Maya
Youtube via TRBUNNEWS.com
Diorama Ade Irma Suryani di Museum Jenderal Besar AH Nasution 

Bahkan si petugas yang sudah lama tinggal di sana pun bercerita, ia masih sering 'diajak main' Ade Irma.

Btw, kalau berkunjung ke Museum ini jangan lupa minta tolong salah satu petugasnya untuk mengantar menjadi pemandu.

Dia bisa banyak bercerita tentang keluarga Nasution, juga tentang fungsi ruangan-ruangan di sana.

Termasuk cerita-cerita yang bikin merinding.

Setelah selesai keliling Museum, jangan lupa kasih tipping/’uang kopi’ ke petugas yang memandu, karena justru cerita itu mahal harganya.

Bagaimana? Penasaran kan untuk berkunjung ke sana?

Selain kisah yang bikin merinding itu, di Museum ini kita bisa melihat barang-barang peninggalan lain dari keluarga Nasution.

Ada juga foto Ade Irma, yang merupakan putri bungsu AH Nasution, bersama Lettu Pierre Andreas Tendean terbingkai rapi di atas potongan puisi, untuk mengenang tragedi terbunuhnya Ade Irma.

Peristiwa yang terjadi pada malam 1 Oktober 1965 itu tak hanya merenggut nyawa Ade Irma Suryani.

Namun juga nyawa Pierre Tendean.

Halaman
123
Editor: Ernawati
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved