BanjarmasinPost/

Berita Hulu Sungai Tengah

350 Anggota Batalyon 621 ke Nunukan, yang Jadi Satgas Terbaik Bakal Dikirim Lagi untuk Pasukan PBB

Sebanyak 350 anggota Batalyon 621/Manuntung, yang bermarkas di Barabai, Hulu Sungai Tengah, telah dilepas untuk ditugaskan ke perbatasan

350 Anggota Batalyon 621 ke Nunukan, yang Jadi Satgas Terbaik Bakal Dikirim Lagi untuk Pasukan PBB
istimewa via BANJARMASINPOST.co.id/hanani
Pelepasan Satuan Tugas, Pengamanan Perbatasan wilayah RI-Malaysia ke Nunukan, Kalimantan Utara, anggota Batalyon 621/Manuntung oleh Danyon 621 dan Wabup HST, Ketua DPRD serta jajaran Kodim 1002 Barabai. 


BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Sebanyak 350 anggota Batalyon 621/Manuntung, yang bermarkas di Barabai, Hulu Sungai Tengah, telah dilepas untuk ditugaskan ke perbatasan RI-Malaysia, yaitu di Nunukan, Kalimantan Utara.

Anggota Batalyon 621/Mtg tersebut tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan.

Mereka akan bertugas selama Sembilan bulan.

Komandan Batalyon 621/Manuntung, Letkol (Inf) Rio Neswan, kepada BPost Online, Senin (2/10/2017) mengatakan, para prajurit setelah dilepas Minggu kemarin oleh Wabup HST, hari ini berada di Banjarmasin untuk diberangkatkan Selasa, 3 Oktober 2017, melalui pelabuhan Trisaksi Banjarmasin menggunakan kapal angkatan laut.

"Selama di Nunukan, mereka bertugas mengamankan patok wilayah, mencegah illegal logging, illegal mining, serta trafficking. Juga mencegah masuknya minuman keras dan narkoba yang sedang marak melalui perbatasan tersebut,”kata Rio.

Disebutkannya, selama di perbatasan tersebut Satgas Pamtas disedian 19 pos, oleh Kementerian Pertahanan dan Keamanan.

Jika satgas Pamtas dinilai berhasil melaksanakan tugas, mereka bakal mendapatkan reward dari pimpinan, serta dikirim ke luar negeri untuk bergabung pasukan PBB.

Keberhasilan Satgas, jelas Danyon berdasarkan hasil penilaian, seberapa berhasil mereka melakukan patroli pencegahan, yang dibuktikan hasil temuan di lapangan. Juga seberapa berhasil mereka menjalin interaksi, kerjasama serta komunikasi yang baik dengan masyarakat setempat.

"Kami mohon doa dan restu, agar anggota kami diberikan keselamatan dan dapat menjalankan tugas dengan baik. Juga bisa berkompetisi dengan satuan lain, agar bisa menjadi yang terbaik,” kata Rio.

Sebelumnya, Wakil Bupati HST HA Chairansyah saat upacara pelepasan di lapangan Dwi Warna Barabai, menyatakan, tugas yang diemban para prajurit yonif 621 Manuntung merupakan bagian dari pelaksanaan tugas Negara.

“Tentunya tak semua prajurut mendapatkan kesempatan tersebut. Kami berharap, ini menjadi motivasi memberikan yang terbaik bagi bangsa dan Negara. Sekaligus membanggakan keluarga, kesatuan serta masyarakat Hulu Sungai Tengah dan Banua Anam,”kata Chairansyah.

Wabup pun berpesan agar para prajurit senantiasa menjaga kesehatan dan kekompakan agar bisa melaksanakan tugas dengan baik hingga kembali ke Bumi Murakata dengan selamat. (BANJARMASINPOST.co.id/hanani)


Penulis: Hanani
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help