Kriminalitas Tapin

Meski Sering Ditangkap, Penyetrum Ikan Masih Ada yang Nekat Beraksi, Kenapa Ya?

Menurut peraturan perundang undangan menangkap ikan dengan cara menyetrum ikan tersebut dilarang

Meski Sering Ditangkap, Penyetrum Ikan Masih Ada yang Nekat Beraksi, Kenapa Ya?
Banjarmasinpost.co.id/Ibrahim Ashabirin
Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Tapin H Bambang memperlihatkan peralatan penyetruman ikan yang mereka sita dari nelayan di Tapin.

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Tapin H Bambang memperlihatkan peralatan penyetruman ikan yang mereka sita dari nelayan di Tapin.

Kasus terbaru yang terjadi di Candi Laras Selatan (CLS), pada pertengahan September lalu, pihak dinas perikanan Tapin mengamankan empat buah aki, kabel dan alat kelengkapan lainnya.

"Selain menangkap peralatan setrum, polisi juga menangkap perahu penyetrum, ini sebagai efek jera," jelas Bambang kepada BPost online, Senin (2/10/2017).

Baca: Polisi Kejar Penyetrum Ikan Sampai ke Hutan, Tapi Hanya Ini yang Didapat

Menurut peraturan perundang undangan menangkap ikan dengan cara menyetrum ikan tersebut dilarang, sebab dengan penyetruman itu akan mematikan ikan kecil dan telur ikan, ini merugikan nelayan lain, jelas H Bambang.

"Meskipun sudah gencar melakukan sosialisasi dan polisi melakukan penegakkan hukum, masih saja ada nelayan yang nekat menyetrum ikan," pungkas Bambang.

Penulis: Ibrahim Ashabirin
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved