BanjarmasinPost/

Pilkada Serentak 2018

Jalur Independen Bakal Ramaikan Bursa Pilkada HSS, Ini Calonnya

Mereka bakal maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Hulu Sungai Selatan (HSS) 2018.

Jalur Independen Bakal Ramaikan Bursa Pilkada HSS, Ini Calonnya
BANJARMASINPOST.co.id/aprianto
Calon independen yang akan bertarung di Pilkada Kabupaten HSS 2018 nanti. Foto diambil Selasa (3/10/2017) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - HM Najamuddin (H Nanang Buya) dan HM Ridha mengatakan siap maju sebagai bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS) lewat jalur independent atau perseorangan, Selasa, (3/10/2017).

Mereka bakal maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Hulu Sungai Selatan (HSS) 2018.

Saat ini mereka mengklaim sudah berhasil mengumpulkan 25 ribu foto kopy kartu tanda penduduk (KTP) dukungan dari warga HSS.

"Kita masih terus mengumpulkan dukungan hingga 35 ribu dukungan. Target awal kita sudah tercapai dengan mengumpulkan 25 ribu foto kopy KTP," kata HM Najamuddin saat konferensi Pers di Posko Rakat Mufakat, di Jalan Brigjend Katamso, Kandangan, Selasa (3/10).

Baca: Martapura FC Kehilangan Tiga Pemain Pilar saat Menjamu Madura FC

Dukungannya tersebar di wilayah HSS. Untuk wilayah Kandangan dan tujuh kecamatan lainnya, dukungannya 15 ribu. Untuk wilayah Daha atau Negara dengan tiga kecamatan berhasil mengumpulkan 10 ribu KTP.

Jumlah KTP yang telah diperoleh melebihi syarat 10 persen dari jumlah Daftar Pemilihan Tetap (DPT) yang hanya 17.181 dukungan. Kelebihan jumlah KTP nantinya direncanakan menjadi antisipasi menutupi kekurangan dalam verifikasi oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) HSS.

Pihak juga sangat optimis akan lolos dari verifikasi untuk syarat dukungan KTP karena dalam teknis pengumpulan selalu berkoordinasi dengan KPUD mengenai syarat dukungan yang sesuai dengan ketentuan berlaku.

"Kami berkomitmen untuk tidak melakukan politik uang dalam Pilkada 2018 mendatang. Dalam hukum agama Islam adalah haram. Cara berpolitik yang tidak baik," tegasnya.

Menurutnya, dalam Pilkada uang bukanlah segalanya. Praktik politik uang hanya akan melahirkan budaya korupsi, meracuni masyarakat dan bertentangan dengan nilai demokrasi dalam Pilkada untuk memilih pimpinan daerah (BANJARMASINPOST.co.id/aprianto)

Penulis: Aprianto
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help