BanjarmasinPost/
Home »

Techno

» News

Techno

Wali Kota Banjarbaru Terpilih Jadi Wakil Presiden Citynet Dalam Kongres di Balikpapan

Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani mengikuti Kongres Citynet Indonesia dan sharing best practice, 2-4 oktober 2017

Wali Kota Banjarbaru Terpilih Jadi Wakil Presiden Citynet Dalam Kongres di Balikpapan
istimewa via BANJARMASINPOST.co.id/nia kurniawan
Wali Kota Banjarbaru, Nadjmi Adhani, menerima cenderamata dari Panitia Pelaksana Kongres Citynet di Balikpapan, 2-4 Oktober 2017. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani mengikuti Kongres Citynet Indonesia dan sharing best practice, 2-4 oktober 2017 di Balikpapan.

Salah satu agenda yakni pemilihan presiden dan wakil presiden, dilanjutkan dengan penyusunan pengurus citynet chapter indonesia periode 2017-2021. Nadjmi Adhani pun didaulat jadi Wakil Presiden.

Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani mengatakan, pelaksanaan pemilihan presiden citynet Ditetapkan dua calon, bupati sidoarjo dan walikota banjarbaru disepakati oleh peserta.

Nadjmi memberikan kesediaan mendampingi bupati sidoarjo sebagai vice presiden.

"Bupati sidoarjo bersedia menjadi presiden citynet periode 2017-2021, dan saya sebagai wakil 1 presiden," katanya.

Pada kegiatan itu juga dilakukan Sharing pengalaman dari bupati sidoarjo, tentang dukungan DPRD kepada eksekutif untuk penganggaran kegiatan citynet.

Citynet chapter Indonesia. Anggota citynet chapter Indonesia sebanyak 23 anggota, salahsatunya Banjarbaru.

"Citynet adalah organisasi jaringan regional asia pasifik yang berdiri tahun 1987, yang berjumlah lebih dari 130 anggota, terdiri dari pemerintah level kota dan kabupaten dari 20 negara, NGO, dan otoritas pembangunan.

Organisasi ini mengkhususkan dalam pembangunan perkotaan yang berkelanjutan (SDG'S). Program Citynet berfokus pada bidang perubahan iklim, pengurangan risiko bencana dan pembangunan infrastruktur melalui kerjasama antar kota," bener Nadjmi.

Citynet mempromosikan pertukaran pengetahuan, keterampilan dan teknik melalui empat area program utama: program pelatihan, seminar dan forum, layanan konsultasi teknis (TAS), dan kerjasama teknis antar kota di negara-negara berkembang (TCDC). (BANJARMASINPOST.co.id/nia kurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help