BanjarmasinPost/

Berita Banjarmasin

Ini yang Dibahas Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra STKIP PGRI Pada Seminar Sastra II

Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, STKIP PGRI Banjarmasin gelar kegiatan Seminar Sastra II

Ini yang Dibahas  Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra STKIP PGRI Pada Seminar Sastra II
banjarmasinpost.co.id/isti rohayanty
tarian Lenggang si Galuh yang dibawakan oleh anak-anak 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, STKIP PGRI Banjarmasin gelar kegiatan Seminar Sastra II di Hotel Banjarmasin International Jalan Ayani KM 4, Banjarmasin.

Pada pelaksanaan acara tersebut pihak panitia menampilkan tarian Lenggang si Galuh yang dibawakan oleh anak-anak, Rabu (4/10/2017).

Ketua Pelaksana kegiatan, Irni Cahyani mengatakan acara itu merupakan giat tahunan Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Banjarmasin. Dimana pada tahun ini pihaknya mengambil tema "Sastra anak dan kontribusinya dalam pembentukan karakter bangsa menyongsong Indonesia emas tahun 2045,".

Baca juga: Catat! Kalender 2018 Libur Nasional dan Cuti Bersama Sebanyak 21 Hari

"Nantinya yang akan dibahas tentang sastra anak dan manfaatnya untuk karakter. Contohnya sastra lisan semisal dongeng. Nah dari situ kami masukan unsur pendidikan melalui cerita keseharian atau pantasi," terang Irni yang juga sebagai dosen Prodi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Banjarmasin.

Irni juga menerangkan, acara tersebut tidak hanya diikuti oleh mahasiswa Prodi Pendidikan Sastra dan Bahasa Indonesia STKIP PGRI Banjarmasin, melainkan sejumlah mahasiswa dari kampus lain dan guru SMA di Banjarmasin pun turut serta.

Terangnya lebih lanjut pada acara yang dibuka oleh Ketua STKIP PGRI Banjarmasin, Abidinsyah itu, Irni menjelaskan kegiatan itu bertujuan untuk membentuk karakter anak. Dimana usia mereka 4-10 tahun.

Baca juga: Awas! Bermula dari Medsos, 2.000-an Pasangan Suami Istri Akhirnya Bercerai

Ia juga berharap adanya seminar sastra yang diisi oleh tiga narasumber tersebut mampu memberikan motivasi terutama pihaknya sebagai pendidik agar mengetahui cara mendidik anak. Selain itu lebih terbuka melalui sastra.

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help