BanjarmasinPost/

Kriminalitas Kalteng

Terungkap! Sebelum Ditangkap Catur Sempat Jual Dua Bungkus Sabu ke Orang Ini

Aksi catur sebagai pengedar sabu di kompleks perumaha tempat tinggalnya di komplek perumahan Bina Karya Permai

Terungkap! Sebelum Ditangkap Catur Sempat Jual Dua Bungkus Sabu ke Orang Ini
faturahman
Dirumah inilah diisimpan sabu milik catur. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Penyidik Kepolisian hingga, Rabu (4/10/2017) masih terus mendalami kasus penangkapan Catur Wibowo alias Catur yang menjadi pengedar sabu.

Aksi catur sebagai pengedar sabu di kompleks perumaha tempat tinggalnya di komplek perumahan Bina Karya Permai B Jalan Jenderal Sudirman, Sampit, Kotim, Kalteng ternyata tidak diketahui warga setempat.

Karena Catur termasuk orang yang kurang bergaul dengan warga setempat. "Dia memang kurang dikenal di perumahan ini, karena jarang terlibat di rumah dan tidak suka bersosialisasi," ujar Karyadi warga setempat.

Menurut warga, saat penangkapan Catur warga sempat bingung karena banyak polisi yang datang ke kompleks perumahan menuju rumah catur tersebut.

Sedangkan informasi dari salah satu polisi menyebutkan, saat penggeledahan rumahnya, juga melibatkan Ketua RT.

"Saat Ketua RT tiba kemudian dijelaskan oleh salah satu anggota satuan resnarkoba sambil menunjukan surat perintah tugas,"ujarnya.

Kemudian anggota narkoba melakukan Penggeledahan badan/pakaian terlapor dengan disaksikan ketua RT setempat, dari hasil penggeledahan tersebut petugas menemukan 7 (tujuh) bungkus plastik kecil.

Plastik itu berisi butiran kristal warna bening yang diduga narkotika jenis sabu yang disimpan terlapor disaku bagian dalam tas kecil milik terlapor.

Tersangka mengakui milik terlapor kemudian dilanjutkan penggeledahan di gudang dan dan hasil geledah ditemukan satu set alat isap sabu yang disimpan diamping kardus, satu buah timbangan digital dan satu buah kotak pensil yang berisi tiga pak plastik klip kecil.

Selain itu juga, ada dua buah sendok plastik masing-masing terbuat dari sedotan plastik warna putih dan sendok plastik warna hijau yang diakui milik terlapor serta hasil penjualan.

Tersangka akui, sempat jual sabu sebanyak dua bungkus sebesar Rp. 400.000, dengan harga per bungkusnya Rp. 200.000, kepada dua orang pembeli, kemudian terlapor dan barang bukti yang ditemukan diamankan ke polres kotim untuk sidik lanjut.

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help