Berita Banjarmasin

Usai Diperiksa KPK, Wakil Wali Kota Banjarmasin Hermansyah Keluar Lewat Belakang

Kasus dugaan suap yang berujung OTT KPK terhadap Direktur PDAM Bandarmasih Muslih dan Ketua DPRD Kota Banjarmasin Iwan Rusmali terus bergulir.

Usai Diperiksa KPK, Wakil Wali Kota Banjarmasin Hermansyah Keluar Lewat Belakang
Harian Metro Banjar Edisi Rabu (4/10/2017) Halaman 1 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kasus dugaan suap yang berujung OTT KPK terhadap Direktur PDAM Bandarmasih Muslih dan Ketua DPRD Kota Banjarmasin Iwan Rusmali terus bergulir.

Selasa (3/10) penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memintai keterangan pihak eksekutif, Wakil Wali Kota Banjarmasin Hermansyah.

Tak hanya Hermansyah, pemeriksaan yang dilakukan di Aula Rupatama di Lantai 3 Polda Kalsel itu juga menghadirkan Kepala Badan Keuangan Daerah Kota Banjarmasin Subhan Nor Yaumil, Staf Keuangan Sekwan Rohani, anggota Dewan Kota dari PAN yang juga Ketua Komisi III Faisal dan Abdul Gais yang sebelumnya telah diperiksa.

Pantauan Metro Banjar, sekitar pukul 11.25 Wita, Abdul Gais dari Fraksi Demokrat yang anggota Komisi II DPRD Kota keluar ruang pemeriksaan. Saat tanya mengapa diperiksa kembali, Abdul Gais enggan berkomentar. Dia tergesah-gesah meninggalkan Mapolda Kalsel.

Baca juga: Tiga 'Srikandi' Dewan Datangi Polda, Jalani Pemeriksaan KPK

Sekitar pukul 14.25 Wita, Wakil Wali Kota Banjarmasin Hermansyah keluar dari ruang pemeriksaan. Namun Hermansyah tak keluar melalui pintu utama, tapi melalui pintu belakang Aula Rupatama. Karena itu Hermansyah harus menuruni tangga terlebih dahulu, sebelum berjalan menuju mobilnya.

Saat dicegat, Hermansyah mengatakan, dia disodori sekitar 10 pertanyaan berkaitan dengan Raperda Penyertaan Modal. “Kenapa saya dipanggil penyidik KPK? Untuk hal itu bisa ditanyakan langsung ke penyidik KPK,” ujarnya.

Menurut dia, sebagai warga negara yang baik tentunya apa yang ia ketahui, pastinya ia sampaikan ke penyidik. “Pertanyaan sendiri berkisar soal masalah raperda,” ujarnya.

Apakah juga ditanya soal keberangkatannya ke Eropa? Hermasyah mengiyakannya. “Saya berangkat atas undangan dan tidak menggunakan dana APBD,” ujarnya.

Baca: Heboh Arisan Online di Palangkaraya, Polda Kalteng Terima Sebelas Laporan Penipuan dari Para Korban

Meski tak merinci keberangkatanya bersama siapa, Hermansyah mengatakan dia mengunjungi sebuah pabrik di Jerman. “Pabrik itu mempunyai teknologi mengetahui kebocoran pipa,” ujarnya. (dwi)

Baca Lebih Lengkap di Harian Metro Banjar Edisi Rabu (4/10/2017)

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved