BanjarmasinPost/

Pilkada Tanahlaut

Bambang-Kamta (BKa) Lolos Penjaringan PPP Tanahlaut, Nasib Pencalonan Ditentukan Rapimsus

Bupati Tanahlaut Bambang Alamsyah dan Wakil Bupati Tanahlaut Sukamta lolos dalam penjaringan calon bupati Tanahlaut yang dibuka DPC PPP

Bambang-Kamta (BKa) Lolos Penjaringan  PPP Tanahlaut, Nasib Pencalonan Ditentukan Rapimsus
banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid
Ikhsan Ardi (tengah) Ketua DPC PPP Tanahlaut menyampaikan hasil penjaringan bakal calon bupati Tanahlaut Tanahlaut di satu ruangan di Gedung Fraksi DPRD Tanahlaut, Kamis (5/10/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Bupati Tanahlaut Bambang Alamsyah dan Wakil Bupati Tanahlaut Sukamta lolos dalam penjaringan calon bupati Tanahlaut yang dibuka Dewan Pengurus Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC PPP) Kabupaten Tanahlaut.

Itu dikatakan Ikhsan Ardi didampingi Sekretarisnya, Sutrisno dan Wakil Sekretaris Air Langga di ruangan Fraksi PPP Gedung Fraksi DPRD Tanahlaut, Kamis (5/10/2017).

Menurut Ikhsan, dari sejumlah tokoh masyarakat yang mengambil formulir pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati. Hanya Sukamta dan Bambang Alamsyah yang mengembalikan formulir pendaftaran diserta berkas pendukung.

Kemudian, ungkap Ikhsan dalam waktu dekat ini kedua calon bupati dari partai berlambang kakbah itu akan diundang menyampaikan misi dan visi memimpin Tanahlaut periode 2018-2023 di rapat pimpinan khusus.

Rapat pimpinan khusus (Rapimsus) itu rencananya dihadiri mantan Gubernur Kalsel, Rudy Arifin dan Ketua DPW PPP Kalsel, Aditya Mufti Ariffin, di Aula satu hotel di kawasan Jalan KH Mansyur Kelurahan Angsau, Kecamatan Pelaihari, pada 10 Oktober ini. Nasib pencalonan ditentukan dalam rapimsus tersebut.

Ikhsan membenarkan tiga kursi di DPRD Tanahlaut tidak cukup syarat mengusung pasangan calon bupati Tanahlaut dalam pendaftaran pasangan calon di KPU Tanahlaut.

Namun, upaya koalisi dengan partai politik lainnya memenuhi syarat tujuh kursi itu akan diserahkan kepada calon bupati, Sukamta maupun Bambang Alamsyah untuk berkomunikasi.

"Tidak menutup kemungkinan akan ada nama wakil bupati dan partai koalisi disebut dalam rapat pimpinan khusus nantinya. Mandat DPP nanti satu paket atau pasangan calon. Tidak hanya calon bupati saja," katanya.

Dari sejumlah partai politik yang melakukan mekanisme penjaringan calon bupati dan wakil bupati Tanahlaut, pada Juni hingga Juli 2017 lalu, hanya partai politik yang dipimpin Ikhsan Ardi ini yang terang benderang.

Sementara partai politik yang lain belum ada sinyal alias masih gelap siapa tokoh dari pendaftar bakal calon bupati atau wakil bupati yang ditetapkan sebagai calon bupati atau calon wakil bupati Tanahlaut periode 2018-2023 nanti.

Ketua tim 5 penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati pada Partai Nasdem Tanahlaut, Hasbullah Mahlan mengaku belum ada titik terang siapa calon yang ditetapkan DPP Partai Nasdem.

"Kemarin setelah penutupan jadwal pengembalian berkas pendaftar bakal calon bupati dan wakil bupati Tanahlaut. Informasinya dibawa ke Jakarta dikonsultasikan hingga belum ada rapat partai terkait hasilnya," ujarnya.

Ketua KPU Tanahlaut, Kamaruzzaman memprediksi calon bupati Tanahlaut periode 2018-2023, lebih dari dua pasangan calon.

Itu sesuai perkiraan biaya dari anggaran pelaksanaan pemilihan bupati dan wakil bupati Tanahlaut pada 26 Juni 2018.

"Sangat mungkin ada tiga pasangan calon dari partai politik dan tiga pasangan calon dari perseorangan," katanya. (*)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help