BanjarmasinPost/

Berita Tanahlaut

Bosda Belum Cair, Kegiatan Ekstra Siswa ke Luar Sekolah Dibatalkan

Akibat tidak cair dana Bosda Kalsel, semua kegiatan ekstra anak didik SMAN 1 Pelaihari di bidang seni, olahraga dan akademik terpaksa dibatalkan.

Bosda Belum Cair, Kegiatan Ekstra Siswa ke Luar Sekolah Dibatalkan
banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid
SMAN 1 Pelaihari 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Kegiatan ekstra siswa di SMAN 1 Pelaihari, untuk kunjungan keluar sekolah di kawasan Pelaihari dan sekitarnya ataupun keluar dari Kabupaten Tanahlaut terpaksa dibatalkan.

Itu karena kegiatan ekstra sekolah itu sumber dananya dialokasikan dari dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah atau kerap disebut dana Bosda Kalsel.

Pengelola dana Bosda Kalsel di SMAN 1 Pelaihari, Herlena mengaku akibat tidak cair dana Bosda Kalsel, semua kegiatan ekstra anak didiknya seperti di bidang seni, olahraga dan akademik terpaksa dibatalkan.

"Dahulu kegiatan anak didik kami keluar sekolah, misalnya pertandingan olahraga atau seni atau lomba akademik menggunakan dana bantuan komite sekolah. Saat ini komite tidak boleh lagi. Dana kegiatan dari Bosda Kalsel," kata perempuan yang juga guru tetap bidang matematika ini.

Dampak dari tidak cairnya dana Bosda dari Pemerintan Provinsi Kalimantan Selatan juga menimpa 18 guru tidak tetap di SMAN 1 Pelaihari. Hak meteka menerima dana Bosda Kalsel Rp 1 juta per bulan, terakhir diterima awal Agustus.

"Awal September hingga kini belum masuk rekening saya," ujar Rizki Yulistriani, guru mata pelajaran sejarah di SMAN 1 Pelaihari.

Rizki mengaku masih bujangan sehingga gajinya sebagai honorer awal September dan awal Oktober belum masuk tidak menjadi masalah. Dia justru prihatin dengan rekannya sesama guru honorer yang berkeluarga dan memiliki anak atau tulang punggung keluarga.

"Alhamdulillah saya disubsidi orangtua selama belum gajian. Cukup untuk beli kuota dan bensin pulang pergi dari rumah ke sekolah ini," ujar Rizki yang tinggal bersama orangtuanya di Desa Panggung, Kecamatan Pelaihari. (*)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help