Kampusiana

Menyaksikan Mahasiswa ULM Berbisnis Anemon, Wow! Sudah Dijual ke Luar Daerah

Hewan laut dalam puluhan akuarium itu mereka kembangkan di sebuah ruang berukuran 5x10 meter persegi di Gedung 2 ULM Banjarbaru.

Menyaksikan Mahasiswa ULM Berbisnis Anemon, Wow! Sudah Dijual ke Luar Daerah
tribunnews.com
Ilustrasi anemon 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Sambil membersihkan sekitar 20 akurium, Puspita Wati bercanda dengan teman-temannya. Para mahasiswa Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) itu pun berdiskusi mengenai perkembangan anemon, yang mereka pelihara.

Hewan laut dalam puluhan akuarium itu mereka kembangkan di sebuah ruang berukuran 5x10 meter persegi di Gedung 2 ULM Banjarbaru. Di setiap akuarium diisi 2-3 anemon.

Tak hanya di dalam, di depan bangunan juga terdapat sejumlah akuarium berisi anemon dan peralatan untuk memelihara ikan. Semuanya dijual.

Suasana bisnis memang terasa di gedung ini. Pada ruang depan juga terdapat berbagai tipe akuarium kosong, peralatan memelihara ikan, ikan hias air tawar serta air laut yang dijual.

Sejumlah mahasiswa segera mendatangi setiap pengunjung yang berminat terhadap jualan mereka. Para mahasiswa itu juga tak segan menjelaskan mengenai anemon.

Anemon itu memang begitu cantik. Hewan laut ini bergoyang-goyang bak menari mengikuti arus air.

Anemon adalah hewan dari kelas Anthoza yang sekilas seperti tumbuhan. Bentuk tubuhnya seperti bunga sehingga disebut juga mawar laut.

“Saya belajar berwirausaha sekaligus menerapkan ilmu budidaya laut yang didapat saat kuliah,” papar Puspita.

Mahasiswi Jurusan Kelautan Semester 5 ini bersama teman-temannya mengembangkan anemon dan menjualnya. “Hasilnya juga dijual ke eksportir di Makassar. Kami pun memasarkannya secara online,” ujarnya.

Rekannya M Naufal menerangkan setelah dipelihara dua sampai empat bulan, diameter tubuh anemon menjadi 20-30 sentimeter dan bisa dipanen.

“Bisnis anemon sangat prosektif karena permintaan pasar ekspor terus meningkat. Data ekspor karantina ikan di Sulawesi Selataan menunjukkan lima tahun terakhir ini terjadi peningkatan ekspor mencapai 7.000 persen,” ujarnya.

Naufal, Puspita dan rekan-rekan berbisnis anemon di bawah binaan Prof Dr Ir Muhammad Ahsin Rif’ai Msi. Dia telah mempelajari anemon selama 20 tahun.

Mau baca berita Banjarmasin Post? klik DI SINI


Mau baca berita Metro Banjar? klik DI SINI

Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved