Kriminalitas Kabupaten Banjar

Pemukul Guru Keraton 3 Tidak Ditahan, Ini Alasan Kapolsek Martapura Kota

Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete melalui Kapolsek Martapura Kota, Iptu Siswadi membenarkan terrkait dengan kasus pemukulan

Pemukul Guru Keraton 3 Tidak Ditahan, Ini Alasan Kapolsek Martapura Kota
Banjarmasinpost.co.id/Hari Widodo
Junaidah (59), guru di SDN Keraton 3 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Akhmad Padli, orangtua murid yang dilaporkan karena melakukan pemukulan terhadap Junaidah (59), guru SDN Keraton 3 hingga kini masih bebas.

Polisi tidak menahannya. Saat ini, Padli hanya dikenakan wajib lapor ke Polsek Martapura Kota.

Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete melalui Kapolsek Martapura Kota, Iptu Siswadi membenarkan terrkait dengan kasus pemukulan tersebut terlapor tidak ditahan.

Baca: Duh, Keterlaluan, Orangtua Murid Tampar Guru, Gigi Palsunya Sampai Terlepas

Alasannya, aturannya memang demikian untuk perkara dengan ancaman hukuman di bawah lima tahun tidak bisa ditahan dan itu juga kewenangan penyidik.

Baca: Kronologi Pemukulan Terhadap Perempuan Guru SDN Keraton 3 Oleh Orangtua Murid

Untuk saat ini, terang Kapolsek, terlapor masih dikenakan wajib lapor ke Polsek Martapura Kota. "Setiap senin dan kamis terlapor wajib lapor. Tetap, prosedur kami jalankan," ungkap Kapolsek.

Penulis: Hari Widodo
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved