Berita Banjarmasin

Tidak Punya Izin, 2 Usaha Penukaran Valuta Asing di Kalsel Ditutup

Dua KUPVA ini ditutup karena tidak memenuhi persyaratan administrasi untuk mengajukan izin KUPVA ke Bank Indonesia.

Tidak Punya Izin, 2 Usaha Penukaran Valuta Asing di Kalsel Ditutup
Banjarmasin Post Group/Anjar Wulandari
Harymurthy Gunawan, Pemimpin BI Kanwil Banjarmasin.

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Akhirnya dua penyelenggara kegiatan usaha penukaran valuta asing bukan bank (KUPVA) atau yang lebih akrab dikenal sebagai money changer di Kalimantan Selatan (Kalsel) ditutup.

Dua KUPVA ini ditutup karena tidak memenuhi persyaratan administrasi untuk mengajukan izin KUPVA ke Bank Indonesia.

Berdasarkan survei yang dilakukan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalsel pada triwulan kedua tahun 2017, ada tiga KUPVA berlokasi tetap yang tidak berizin. Yaitu dua KUPVA di Kotabaru dan satu KUPVA di Banjarbaru.

Baca: Ini Lho Destinasi Wisata Kuliner Kota Banjarmasin Patut Dicoba, Nomor 1 Lontong Orari

Dijelaskan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalsel Harymurthy Gunawan, Bank Indonesia sudah melakukan sosialisasi terkait Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 19/10/PBI/2017 tentang Penerapan Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme.

"Jadi yang tutup ada dua (KUPVA), yang satu di Kotabaru dalam proses pengurusan izin. Sebenarnya transaksinya juga tidak besar, karena mereka jalankan KUPVA sebagai sampingan usaha. Tapi kan tetap tidak boleh, harus ada izinnya," kata Harymurthy.

Baca: Martapura FC Vs Madura FC, Laga Dimulai, Saatnya ke Puncak Klasemen!

Dalam peraturan ini KUPVA yang belum mengantongi izin dari BI tidak diperbolehkan beroperasi karena beresiko bisa menjadi sarana tindak kejahatan pencucian uang atau bahkan pendanaan terorisme.

Namun Harymurthy mengapresiasi para pemilik KUPVA tidak berizin di Kalsel mau kooperatif dan mematuhi peraturan yang ditetapkan dengan menutup KUPVA nya, sehingga tidak timbul tindakan atau paksaan. (*)

(banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved