BanjarmasinPost/
Home »

Techno

» News

Techno

Wow! Kalsel Akan Menjadi Banua Smart City, Simak Penjelasan Telkom

Telkom Indonesia siap bergerak bersama pemerintah daerah se-Kalimantan Selatan menuju Banua Smart City.

Wow! Kalsel Akan Menjadi Banua Smart City, Simak Penjelasan Telkom
BANJARMASINPOST.co.id/salmah
Pertemuan Telkom dengan Pemprov Kalsel dan Pemda se-Kalsel membahas Banua Smart City, Kamis (5/10/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Telkom Indonesia siap bergerak bersama pemerintah daerah se-Kalimantan Selatan menuju Banua Smart City.

Demikian komitmen disampaikan pada pertemuan antara Telkom Indonesia dengan jajaran Pemprov Kalsel dan Pemkab/Pemkot, Kamis (5/20).

Banua Smart City adalah solusi berbasis teknologi digital yang menyinergikan hubungan antar Pemprov, Pemkab/Pemkot se-Kalimantan Selatan, sehingga tercipta tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien.

Hairudinor, Manager Enterprise Goverment and Bussines Service Telkom Indonesia, memaparkan, pada acara di Hotel Treepark Banjarmasin itu pihaknya menyosialisasikan produk dan layanan Telkom Indonesia yang bisa digunakan pemerintah daerah.

"Jadi baik pemprov, pemkab atau pemkot kami dukung untuk mewujudkan Banua Smart City dengan kemampuan teknologi yang dimiliki Telkom," jelasnya.

Dijelaskan pula bahwa Telkom tidak hanya jual telepon dan internet, tapi bisnisnya sudah berkembang luas. Telkom juga menyediakan device (perangkat), aplikasi, network, platform dan sumberdaya manusia (SDM).

Peserta pertemuan Pemprov Kalsel dan Pemda se-Kalsel dengan Telkom membahas program Banua Smart City, Kamis (5/10/2017), di Hotel Tree Park Banjarmasin.
Peserta pertemuan Pemprov Kalsel dan Pemda se-Kalsel dengan Telkom membahas program Banua Smart City, Kamis (5/10/2017), di Hotel Tree Park Banjarmasin. (BANJARMASINPOST.co.id/salmah)

"Bahkan lingkup kerja Telkom menyasar hingga luar negeri. PT Telekomunikasi Internasional di kawasan Asia ada di Singapura, Malaysia, Hongkong, Macau, Arab Saudi," jelasnya.

Dengan adanya layanan dari Telkom Indonesia maka untuk implementasi teknologi digital tidak perlu cari vendor dari pulau Jawa, tapi cukup dengan Telkom setempat.

Dikatakan Hairudinor, teknologi digital yang sudah digunakan pemerintah daerah bisa ditingkatkan lagi dan Telkom masih adalagi produk yang dapat mengefisienkan pelayanan publik.

"Misal hubungan masing-masing SKPD yang masih pakai radio, secara kapabilitas penyaluran bandwith-nya masih kurang, lebih bagus pakai fiber optic," terangnya.

Pastinya, lanjut Hairudinor Telkom bisa buat produk yang sederhana sampai yang kompleks. Keuntungan smart city secara finansial akan mengurangi biaya.

"Aplikasi e-office contohnya, dapat meniadakan proses manual, penggunaan kertas dapat ditekan 80 persen. Juga keamanan, kalau ada softcopy maka dokumen ada back up. Jika terjadi kebakaran, maka file dokumen masih ada di database," paparnya.

Hermansyah, Kadis Kominfo Kota Banjarmasin, menyatakan, Telkom memang punya jaringan besar dan aplikasi paling siap.

"Telkom menawarkan Banua Smart City, ini memudahkan pelayanan. Memberikan informasi yang jelas. Pemko Banjarmasin sudah kerjasama dengan Telkom tapi masih sebatas penyediaan internet, sedangkan aplikasi belum, kami akan coba kolaborasikan dengan punya Telkom supaya bisa lebih bagus dan dari sisi anggaran bisa ditekan," tandasnya. (dea)

Penulis: Salmah
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help