BanjarmasinPost/

Kriminalitas Banjarmasin

Haduh! Pria Muda yang Kesandung Sabu 1,1 Kg Ini Ternyata Bukan Muka Baru, Ini Kisah Kejahatannya

Menurutnya sabu tersebut dari orang yang merupakan orang di luar LP dan ia berhubungan melalui ponsel.

Haduh! Pria Muda yang Kesandung Sabu 1,1 Kg Ini Ternyata Bukan Muka Baru, Ini Kisah Kejahatannya
Banjarmasinpost.co.id/Irfani Rahman
Kepala BNNP Kalsel Brigjen Marsauli Siregar didampingi Kadiv Pas Kemenkumhan Anas Saeful Anwar serta Kalapas Kelas II A Banjarmasin Hendra Eka Putra ,dan Kasubdit Penindakan BNNP Kalsel AKBP Edy memperlihatkan barang bukti 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Nama Andre Fahmi alias Cuan (39) cukup dikenal di kalangan petugas narkoba, pasalnya ia adalah pemain narkoba dan pernah kesandung kasus sabu beberapa kali. Ia sendiri ditahan di Lapas Kelas II A Banjarnasin atau LP Teluk Dalam dalam kasus sabu-sabu.

Saat ditanya Cuan mengiyakan ia kesandung kasus narkoba sudah empat kali. Terakhir ia ditangkap Subdit III Direktorat Narkoba Polda Kalsel pada 2016 lalu dengan barang bukti 1,7 kilo sabu.. Penangkapannya kali ini sendiri tepat satu tahun ia menjalani penahanan.

Menurutnya sabu tersebut dari orang yang merupakan orang di luar LP dan ia berhubungan melalui ponsel.

Terpisah tersangka Ahmad Apriansyah alias Yayan mengatakan ia hanya menyimpan sabu dan sabu itu diambilnya di Jalan.

Baca: Cuan, Narapidana yang Telibat 1,1 Kilo Sabu Ini, Ternyata Satu Tahun Lalu Ketangkap Kasus Narkoba

"Menyimpannya sejak Pebruari, ini paling banyak , biasanya tak sebanyak ini dan aku dapat dapat upah Rp2 juta," paparnya seraya mengaatakan barang diambilnya di Gambut dan ia biasaya dihubungi via ponsel.

Kepala BNNP Kalsel Brigjen Marsauli Siregar mengatakan pihaknya masih mendalami asal sabu dan bagaimana masuknya ke Banjarmasin,

"Mudah-mudahan bisa kita ungkap , ini narapidana termasuk pengendali utama di Banjarmasin," papar Marsauli seraya mengatakan kedepannya ini akan pihaknya proses.

Kepala Lapas Kelas II A Banjarmasin Henda Eka Putra mengatakan Cuan adalah narapidana yang baru menjalani 1 tahun,

"Keseharian ia sama dengan napi lain, kapasitas LP sebenarnya 366 orang namun hingga hari ini diisi 2664 narapidana dan anggota jaga hanya 9 orang," paparnya penangkapan ini hasil kerjasama BNNP Kalsel dan Lapas

Hendra mengaku untuk setiap minggu pihaknya pasti melakukan razia dan itu pasti menemukan barang-barang terlarang seperti HP dan lannya, namun diakuinya barang -barang itu selalu ada dan diseludupkan dengan berbagai cara.

Dengan kembali kesandung masalah ini Hendra mengatakan hak-hak narapidana ini seperti remisi tidak didapatkannya lagi.

Ternyata Ini, Ternyata Satu Tahun Lalu Ketangkap Karena Sabu

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help