Kriminalitas Tanahlaut

Kepala SDN Pelaihari 7 Jamin Anak Pengeroyok Guru Tetap Bisa Belajar

Norhansyah mengaku sudah memberikan imbauan kepada guru kelas untuk tidak melakukan tindakan diskriminasi terhadap siswa.

Kepala SDN Pelaihari 7 Jamin Anak Pengeroyok Guru Tetap Bisa Belajar
Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tanahlaut untuk Banjarmasin Post Group
Pascaheboh pengeroyokan orangtua siswa kepada seorang guru senior, Wakil Bupati Tanahlaut, Sukamta mengunjungi dan melihat suasana belajar mengajar di SDN Pelaihari 7 di Jalan Datu Daim, Kelurahan Pelaihari, Kamis (5/10/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Penjagaan dua personel penegak peraturan daerah di sekitar SDN Pelaihari 7, Jalan Datu Daim, Kelurahan Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut, sudah longgar.

Lokasi peristiwa pengeroyokan seorang guru perempuan yang menghebohkan warga Pelaihari di sekolah itu hanya dipantau dari kejauhan.

Kepala SDN Pelaihari 7, H Norhansyah membenarkan bahwa kegiatan belajar mengajar pasca keributan dua orangtua siswa dengan anak buahnya, lancar.

Baca: Soal Kasus Guru Dianiaya di SDN Pelaihari 7, Kapolres Tanahlaut Katakan Ini

Apalagi, semangat para pendidikan kembali bangkit karena dikunjungi Wakil Bupati Tanahlaut, Sukamta. "Beliau memotivasi dan menyemangati kami," katanya.

Norhansyah mengaku sudah menunjuk guru honorer untuk menggantikan posisi Suprihatin, korban pengeroyokan selama pengobatan di Kota Banjarmasin.

Selain itu, Norhansyah mengaku sudah memberikan imbauan kepada guru kelas untuk tidak melakukan tindakan diskriminasi terhadap siswa.

Baca: NEWSVIDEO: Orangtua Siswa SD Pukul Guru, Tak Terima Dianiaya, Begini Sikap Guru Korban Pemukulan

Itu berlaku bagi siswa yang orangtuanya melakukan pengeroyokan terhadap guru Suprihatin.

"Saya jamin. Kedua anak sudah aktif belajar. Guru kelas juga kami minta tidak melakukan tindakan deksriminasi seperti itu," katanya.

Sementara itu, polisi masih melakukan pendalaman terhadap pengakuan dua pelakun pengeroyok Suprihatin, bahwa aksinya itu dipicu ulah guru yang memukul anaknya.

Begitu juga dengan Suprihatin akan dimintai keterangan terkait pengeroyokan terhadap dirinya oleh orangtua siswa.

"Kami fokus kepada kasus pengeroyokan terhadap guru. Proses hukum tetap berjalan. Kedua pengeroyok tidak dilakukan penahanan karena pengaduan korban baru dilaporkan," kata Kapolres Tanahlaut, AKBP Sentot Adi Dharmawan.

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved